Connect With Us

Hujan Lebat di Cisauk Mobil ditabrak kereta, 1 Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 Desember 2012 | 19:48

Kecalakaan Kereta Api (tangerangnews/dira / tangerangnews/selly)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang sopir tewas sedangkan satu penumpang mengalami lukaberat ,  akibat kendaraan pribadi jenis pick up yang mereka tumpangi tertabrak kereta ekonomi Jakarta – Rangkas Bitung di perlintasan rel kereta Cicayur , Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin (10/12).
 
Menurut saksi di lokasi kejadian bernama Saimin, sopir pick up tersebut bernama   Iskandar. Sedangkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
 
Iskandar yang belakangan diketahui warga Pagedangan, Kabupaten Tangerang tewas di lokasi kejadian lantaran badan korban terjepit badan mobil . “Jenazahnya langsung di bawa ke kamar jenazah RS Asshobirin di Serpong,” katanya.

Peristiwa kecelakaan tersebut bermula ketika mobil pick up yang dikemudikan Iskandar, tidak mengetahui kalau ada kereta yang akan melintas lantaran perlintasan itu tanpa palang pintu. “Saat itu memang hujan lebat, jadi tidak terdengar ada suara kereta,” tuturnya.

Akibatnya, seluruh badan sebelah kanan mobil pribadi tersebut ringsek. “Tetapi penumpangnya atau mungkin kernetnya bernama Karsono selamat dan kini mendapatkan perawatan intensif di RS Asshobirin karena patah tulang tangan kanan,” terangnya.
Petugas kepolisian dari Polsek Cisauk, Kabupaten Tangerang yang tak lama datang ke lokasi, segera menderek mobil korban guna mengamankan rel kereta api tersebut. (RAZ)
 
KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill