Connect With Us

Pabrik Plastik di Kosambi Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Desember 2012 | 17:54

Kebakaran di Pergudangan Kosambi Permai. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebuah pabrik plastik di Kampung Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang terbakar Selasa (18/12) sekitar pukul 12.00 WIB. Tak hanya itu, akibat kebakaran hebat itu, api juga menjalar ke pabrik lilin hio dan gudang sembako.Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu. 
 
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Tangerang terus berupaya memadamkan api. Besarnya kobaran api dan banyaknya bahan lilin membuat api cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan dan isi pabrik.
 



Asap hitam tebal membumbung tinggi dari lokasi kebakaran yang menghanguskan tiga pabrik yang letaknya bersebelahan itu.  

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran, karena saat kebakaran terjadi para pekerja sedang beritirahat. Namun, diduga kuat kebakaran disebabkan arus pendek listrik di pabrik plastik tersebut. “Api berasal dari pabrik plastik, kemudian merambat ke pabrik tempat saya kerja,” kata Syahroni pekerja pabril lilin hio. (RAZ)
TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill