Connect With Us

Identitas Mayat Pria Bertato Terungkap

| Kamis, 20 Desember 2012 | 16:38

Kamar Mayat RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

 

 
TANGERANG-Identitas mayat pria bertato yang tergeletak bersimbah darah dengan penuh luka bacok di pinggir Jalan Raya Sukatani, Kampug Gandaria, RT 01/01, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Minggu (16/12) lalu telah terungkap. Korban diketahui bernama Ridwan, 40, warga Kiara Condong, Bandung, Jawa Barat.
 
Identitas korban diketahui dari temannya, Asep ketika melihat foto wajah dan tato korban di media massa. Kemudian Ia pun mendatangi RSU Kabupaten Tangerang untuk melihat jenazah korban. Akhirnya, dipastikan bahwa korban adalah Ridwan.
 
Keluarga korban, Ujang, 45, mengatakan, tewasnya Ridwan baru diketahui dari Asep yang mengenalinya di media massa. Setelah melihat jenazag Ridwan di RSU Kabupaten Tangerang, Asep langsung menghubungi pihak keluarga.
 
“Awalnya teman Ridwan ini bertanya ke pihak keluarga, apakah Ridwan mempunyai tato kepala garuda dan bertuliskan Leo. Pihak keluarga membenarkan kalau Ridwan memiliki tato dilengan kiri,” ujarnya, Kamis (20/12).
 
Menurutnya, Ridwan memang dikabarkan menghilang sejak Sabtu (15/12) malam. Pihak keluarga merasa khawatir ketika handphone bapak dua anak ini tidak aktif. Kekhawatiran keluarga pun terbukti setelah mendapat kabar dari teman korban yang mengatakan jika pria asal Bandung, Jawa Barat itu ditemukan tak bernyawa dengan luka tusuk di tubuhnya di daerah Rajeg, Kabupaten Tangerang.
 
“Dia tidak ada kabar, jadi keluarga khawatir. Kam terkejut setelah mendapat kabar dari Asep kalau Ridwan sudah meninggal dan ditemukan di Tangerang,” tambah Ujang.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, makat korban ditemukan oleh warga setempat sekitar tujuh meter dari Jalan Raya Sukatani,Kampung Gandaria RT 01/01 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada pukul 07.00 WIB.
 
Kanit Reskrim Polsek Metro Rajeg Ipda Wawan mengatakan, saat ditemukan di tubuh korban terdapat banyak luka tusuk akibat senjata tajam, seperti di bagian leher belakang dan samping, bagian punggung, rusuk kanan, perut, dan kaki sebelah kiri. Ia mengatakan kalau dilihat dari luka-luka korban yang mengenaskan, kuat dugaan korban tewas karena dibunuh. (RAZ)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill