Connect With Us

Petani di Kabupaten Tangerang Gagal Panen

| Senin, 28 Januari 2013 | 21:43

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)



TANGERANG-Petani di Kabupaten Tangerang banyak yang gagal panen. Sebab puso terus meluas dari 105 hektar (Ha) per 15 Januari lalu kini menjadi 3.655 Ha.
 
Ditambah lagi jumlah lahan yang terendam banjir meningkat dari 3.872 Ha menjadi 6.498 ha. Itu adalah data dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang.
 
Omar Wiharjana Sekretaris Dinas Pertanian dan Perternakan Kabupaten Tangerang kepada wartawan mengatakan, lahan pertanian yang kebanjiran ada di 28 kecamatan. Kemudian yang puso ada di 24 kecamatan.
 
"Petani banyak juga yang gagal panen. Prediksi kami jumlah puso masih terus bertambah. Untuk itu kami terus mendata dan memantau perkembangan di lapangan serta melaporkan dan mengupayakan bantuan benih ke provinsi," kata Omar.
 
Omar menuturkan, banjir paling banyak merendam lahan pertanian di beberapa titik. Diantaranya, Kresek 834 Ha, Kemiri 486 Ha, Jayanti 315 Ha, Pakuhaji  240 Ha, Balaraja 236 Ha, Tigaraksa 203 ha, Cisoka 192 Ha, Mekarbaru  157 Ha, Gunung Kaler 144 Ha, Sukamulya 124  Ha, Mauk 120  ha. pasarkemis 99 ha. Rajeg 92  Ha, Kronjo  79 Ha. (CUN)

KOTA TANGERANG
DPRD Minta Pemkot Tangerang Evaluasi Armada Pengangkut Sampah yang Tak Laik Beroperasi

DPRD Minta Pemkot Tangerang Evaluasi Armada Pengangkut Sampah yang Tak Laik Beroperasi

Rabu, 29 April 2026 | 17:27

DPRD Kota Tangerang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang agar lebih memperhatikan persoalan lingkungan hidup.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill