Connect With Us

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, 40 Kepsek SD di Kabupaten Tangerang Dilatih

| Rabu, 6 Februari 2013 | 17:17

| Dibaca : 510

Kepsek di Kabupaten Tangerang mendapat pelatihan. (tangerangnews / rangga)

 

TANGERANG-BKD Kabupaten Tangerang menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kepala Sekolah Dasar, kemarin di Gedung Diklat Kitri Bhakti, kecamatan Curug. Diklat tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menambah pengetahuan Kepala Sekolah.
 
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Tangerang Didi Budiharta membuka diklat kepala sekolah dasar.

 Dalam sambutannya mengatakan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 tahun 2007, telah mengatur tentang kompetensi Kepala Sekolah, yang meliputi kemampuan managerial, kemampuan kewirausahaan dan kepribadian.
 
Kepala Sekolah harus mampu memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan SDM sekolah secara optimal, seperti dengan meningkatkan professional, semangat kerja dan efektifitas kerja guru. 
 
 Menyangkut kompentensi kewirausahaan, seorang Kepala Sekolah harus memiliki kreatifitas dan inovasi dalam pengelolaan kurikulum, sarana prasarana dan pola layanan pembelajaran kepada peserta didik yang menuju keberhasilan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang efektif.
 
Dan terakhir tentang point kepribadian, khususnya akhlak mulia artinya Kepala Sekolah harus berusaha menjadi panutan bagi guru, siswa dan masyarakat. Oleh karena itu, seorang Kepala sekolah harus bisa memposisikan dirinya sebagai seorang pemimpin yang memiliki kompetensi tersebut karena Kepala Sekolah merupakan tokoh kunci keberhasilan. 
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tangerang H. Yani Sutisna menambahkan peserta diklat sekolah dasar sebanyak 40 orang kepsek dan mereka diberi pendidikan selama mengikuti Diklat.
 
“Saya berharap para kepsek dapat mengikuti materi yang disampaikan dengan sungguh-sungguh, karena saat ini kepala sekolah dituntut untuk meningkatkan keterampilan atau kemampuan pokok yang dimiliki pemimpin seperti kecakapan di dalam mengatur atau mengadministrasi tenaga-tenaga personil sekolah, baik guru-guru maupun tenaga-tenaga personil lainnya,” terangnya.
 
Kecakapan di dalam mengatur alat-alat perlengkapan. Kecakapan di dalam mengadministrasi keuangan atau pembiayaan sekolah berdasarkan prinsip praktek administrasi keuangan. Kemampuan untuk bekerjasama dan menjalin kerjasama antara sekolah dengan masyarakat. Kemampuan untuk memimpin dan mempelopori perbaikan dan pelaksanaan kurikulum sekolah.
 
“Saya sangat apresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan Diklat bagi Kepala Sekolah Dasar ini, karena dengan pengetahuan dan wawasan yang semakin luas bagi Kepala Sekolah Dasar, tentunya akan juga mempengaruhi mutu sekolah yang ada dibawah kepemimpinannya,” kata Didi.(ARD)
KAB. TANGERANG
Saat Senter Mobil Ditanya Satpam Kabur, Pelaku Pecah Kaca Dikeroyok Massa

Saat Senter Mobil Ditanya Satpam Kabur, Pelaku Pecah Kaca Dikeroyok Massa

Sabtu, 23 Juli 2016 | 22:44

Soleh yang merupakan warga asal Indramayu, Jawa Barat itu terkejut kala ditanya petugas Satpam saat dirinya sedang menerangi isi mobil.

BANDARA
Patung Garuda di Bandara Soekarno-Hatta Rampung Sebelum Akhir Bulan

Patung Garuda di Bandara Soekarno-Hatta Rampung Sebelum Akhir Bulan

Rabu, 27 Juli 2016 | 16:00

TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II, sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten mentargetkan pemasangan patung burung garuda di jalan P1 selesai akhir bulan Juli ini.

SPORT
Dinyatakan Bersalah, Messi Ingin Pergi dari Barca ?

Dinyatakan Bersalah, Messi Ingin Pergi dari Barca ?

Selasa, 12 Juli 2016 | 13:16

Seperti diberitakan sebelumnya, tengah pekan lalu bintang sepakbola Argentina itu divonis 21 bulan penjara atas penggelapan pajak dari pendapatan hak citra di tahun 2007-2009. Messi didakwa menyembunyikan pendapatan itu ke negara-negara bebas pajak sepert

TOKOH
Cerita Creator Lobu Djoko Hartanto Tanamkan Anak Indonesia Pada Budi Pekerti

Cerita Creator Lobu Djoko Hartanto Tanamkan Anak Indonesia Pada Budi Pekerti

Minggu, 19 Juni 2016 | 17:15

TANGERANGNews.com-Permainan anak serta cerita yang ‘sehat’ di zaman seperti saat ini susah dicari. Hal itu lah yang melatar belakangi Djoko Hartanto untuk membuat story telling yang benar-benar menghibur dan menitik beratkan kepada budi pekerti sehingga

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance