Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Diduga karena korsleting listrik, dua rumah di RT 2/3,Kampung Pakojan, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ludes terbakar pada Rabu (18/9) siang.
Seorang wanita lanjut usia bernama Neribut, 70, mengalami luka bakar serius hingga dilarikan ke IGD RS Mulia.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah dan juga menantu korban,Bana,55,kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Dia melihat api sudah besar membakar rumah miliknya.
Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan ini langsung lari ke kamar menyelamatkan mertuanya yang sedang tidur.
"Ibu saya lagi tidur saat kejadian, saya selamatkan dia saja.Barang-barang yang lain tidak sempat dibawa," katanya.
Api sempat membakar kepala dan punggung nenek malang tersebut. Dia pun langsung dilarikan ke RS Mulia, Pinang, untuk mendapatkan pertolongan. "Dia sudah tidak bisa jalan, jadi tidak bisa melarikan diri," kata Bana.
Sementara kebakaran tersebut membakar habis dua rumah yang terbuat dari bilik kayu itu. Tiga unit pemadam kebakaran yang datang tidak bisa ke lokasi karena akses jalan yang sempit. Sehingga api dipadamkan dengan air seadanya oleh warga.
"Pemadam balik lagi karena tidak bisa masuk. Jadi kita siram dengan air got dan air tanah menggunakan ember," tukas Bana. (RAZ)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProgram sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews