Connect With Us

Dipecat Sepihak, Buruh Pabrik Furniture Demo Disnaker

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 16 Oktober 2013 | 15:52

Dipecat Sepihak, Buruh Pabrik Furniture Demo Disnaker (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Sebanyak 72 buruh PT Sejin Lestari Furniture menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang, Rabu (16/10). Hal ini dipicu pemecatan sepihak perusahaan kepada lima karyawan yang membangun serikat pekerja.

Puluhan buruh yang mengenakan baju seragam hijau ini, berdemo sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka meminta Disnaker menindak managemen perusahaan yang bertindak-sewenang wenang terhadap karyawan.

"Pemecatan ini dilakukan 2 minggu lalu. Lima karyawan membangun serikat F Hukatan SBSI untuk menuntut hak-hak karyawan. Tapi tiba-tiba mereka dipecat sepihak," tukas Koordinator aksi Hendrik.

Dia menuding pihak perusahaan hendak memberangus serikat pekerja. Sehingga karyawan tidak bisa menuntut ataupun mempersoalkan hak-hak ketenagakerjaan mereka.

"Ada indikasi perusahaan melakukan union busting. Kalau begini karyawan akan ditindas, tidak bisa melawan karena tidak ada tempat pengaduan," kata Hendrik.

Untuk itu pihaknya menuntut agar perusahaan yang berlokasi di Jalan Palem Manis II, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung , Kota Tangerang itu mempekerjakan kembali lima karyawan yang di pecat sepihak.

"Kita sudah menemui Disnaker dan mereka sudah mengeluarkan surat untuk memanggil pihak managemen pada Senin depan," ujar Hendrik
Selain itu mereka menuntut perusahaan memberikan  uang makan sebesar Rp10 ribu/hari, uang shift Rp10 ribu/hari, uang transport Rp10 ribu/hari, premi hadir Rp150 ribu per bulan dan tunjangan massa kerja Rp20 ribu/tahun, untuk seluruh karyawan yang berjumlah 600 orang.

"Gaji karyawan kurang, semenjak kenaikan BBM, sudah tidak cukup untuk kebutuhan per bulan. Untuk gaji karyawan kontak Rp1,8 juta sedangkan karyawan tetap Rp2,2 juta. Pembayaran gaji juga selalu telat, tidak tepat pada tanggal 7," tukasnya.
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KAB. TANGERANG
Lagi, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Molen di Pasar Kemis Tangerang

Lagi, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Molen di Pasar Kemis Tangerang

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:01

Kecelakaan yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 13 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill