Connect With Us

2.882 Honorer Kota Tangerang Rebutan 500 PNS

Dira Derby | Senin, 28 Oktober 2013 | 16:39

| Dibaca : 1019

Apel PNS Kota Tangerang bersama Wahidin Halim. (TangerangNews / Dens)


TANGERANG-Sebanyak 2.882 pegawai honorer kategori II (K2)  di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan memperebutkan 500 lowongan sebagai pegawai negeri sipil di kota tersebut.

Plt Sekretariat Daerah Kota Tangerang Rahmansyah mengatakan, tahun ini di khususkan oleh Kemenpan-RB untuk memberikan kesempatan kepada pegawai berstatus K2 mengikuti tes CPNS.

“Kapan tesnya, kami juga belum mendapat informasi resmi, tetapi yang jelas jumlah K2 di kami mencapai 2.882 orang,” terang Rahmansyh, Senin (28/10).  

Dari jumlah sebanyak itu, Rahmansyah menyesali hanya 500 yang akan diterima menjadi PNS. Sebab, kata dia, kuotanya  memang hanya mendapat 500 PNS dari Kemenpan-RB. “Itu pun jika dari K2 misalnya hanya lulus 400 orang, ya tidak akan dipaksakan menjadi 500 orang,” ujarnya.
  
Rahmansyah menganjurkan kepada seluruh K2 yang ingin ikut bersaing dalam tes tersebut agar mempersiapkan diri. Sebab, kata dia, tahun depan mereka akan bersaing secara umum, tidak lagi mendapat kesempatan yang terkesan diistimewakan itu. ”Ya, karena kan tahun depan mereka (K2) harus bersaing sama masyarakat umum,” terangnya.
 
Berdasarkan data yang dimiliki Badan Kepegawaian Daerah Kota Tangerang, dari 2.882 K2, jumlah paling banyak adalah pegawai yang berprofesi sebagai guru. “Guru mencapai 1.600 orang lebih,” tuturnya.   

Tahun lalu, kata Rahmansyah, Kota Tangerang mendapat jatah 153 untuk pegawai kategori I (K1).  
Dari jumlah 269 pegawai yang dibiayai APBN/APBD tersebut, lolos semua yakni 153 orang telah menjadi CPNS. “Tetapi, mereka yang K1 kemarin tidak lolos, masih  bisa masuk pada  tes K2 saat ini,” tuntasnya.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Daerah Kota Tangerang, Sujatmiko mengatakan, adapun formasinya berasal dari kebutuhan Pemkot Tangerang, lalu disetujui oleh Kemenpan-RB. “Mereka yang ploting formasi,” katanya.  
Sedangkan soal ujian, menurut dia , tes akan dilakukan dengan soal langsung  dari Panitia Seleksi Nasional. “Panitia terdiri dari unsur  BKPK, BIN,  KPK, Kejaksaan, ICW,  Kemenpan-RB.   Nanti setelah soal diberikan soal akan kembali lagi ke panitia, “ tuntasnya.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Pentingnya Moral & Etika Dalam Membangun Kompetensi Berbasis Teknologi

Pentingnya Moral & Etika Dalam Membangun Kompetensi Berbasis Teknologi

Sabtu, 7 Januari 2017 | 18:00

Dia berharap kedepan instansi pendidikan ikut mendorongnya. Karena saat ini dia menilai seperti ada pembiaran. “Saya yakin anak muda sekarang ini sebenarnya memiliki gagasan dan ide-ide cemerlang bagi kemajuan bangsa ini," tandasnya.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

NASIONAL
Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Jangan Jadikan DKI Jakarta Uji Coba Politik Dinasti

Senin, 9 Januari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira menilai, dinasti politik memiliki potensi korupsi yang besar. Menurut Angga, modus politik dinasti biasanya dilakukan penguasa dengan menempatkan orang-orang yang masih berhubungan

SPORT
Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:04

Sebenarnya, lebih efektif mana melakukan olahraga pagi atau olahraga sore?

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim