Connect With Us

Buruh Tuntut Janji Wali Kota Tangerang yang Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 31 Oktober 2013 | 17:01

| Dibaca : 1118

Blokir Jalan Daan Mogot (Ades / TangerangNews)


TANGERANG-Ratusam buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak menggeruduk Gedung Pemerintah (Puspemkot) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman No. 1, Kecamatan Tangerang, Kamis (31/10).
 
Mereka menuntut Arief R Wismansyah sebagai Wali Kota Tangerang terpilih untuk memenuhi tuntutan mereka tentang kenaikan gaji sebesar 50 persen.
 
“Belum lama ini ada Pilkada Kota Tangerang, semua calon mengusung janji yang sama, yakni mensejahterakan buruh. Sekarang kami tagih janji wali kota baru. Kami minta UMK 2014 naik 50 persen menjadi Rp 3,7 juta/bulan,” kata Hendra, Pengurus Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Tangerang, Kamis (31/10).
 
Menurut Hendra, gaji sebesar Rp 3,7 Juta/bulan merupakan upah layak jika melihat kebutuhan pokok yang semakin meningkat karena kenaikan harga BBM. “Perusahaan tidak akan rugi menaikan gaju buruh dari sebelumnya Rp 2,2 juta pada UMK 2013. Untung perusahaan lebih besar dari itu,” tukasnya.
 
Hendra menjelaskan, hari ini 10 ribu buruh se Tangerang Raya melakukan aksi mogok nasional untuk mendapatkan hak mereka. Aksi ini akan terus dilakukan hingga UMK diputuskan pada 1 November 2013.
 
“Aksi ini merupakan gejolak tiap tahun di seluruh Indonesia. Buruh Kota Tangerang juga sepakat dan melawan politik upah murah,” paparnya.
MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

NASIONAL
ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 15:00

"Teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi. Pasalnya, orang atau kelompok yang melakukan teror punya tujuan utama, yakni bagaimana supaya proses hukum atas kasus tertentu berhenti," katanya saat dihubungi Tan

KOTA TANGERANG
Wali Kota Tangerang 'Semprot' Gaya  Berkomunikasi Aparat Kelurahan & Kecamatan

Wali Kota Tangerang 'Semprot' Gaya Berkomunikasi Aparat Kelurahan & Kecamatan

Jumat, 28 April 2017 | 08:00

TANGERANGNEWS.com-Aparat Kelurahan dan Kecamatan 'disemprot' Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah karena gaya komunikasi dengan masyarakat yang masih kurang tepat.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor