Connect With Us

Polres Tangerang Geledah Kantor PDAM Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 November 2013 | 21:46

Penyulingan Air bersih di PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. Warga Neglasari sangat membutuhkan air bersih. (tangerangnews / rangga)


TANGERANG-Petugas Polres Metro Tangerang menggeledah kantor PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang  yang berlokasi di Jalan PU, Pintu Air 10, Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (12/11).  Petugas Polres telah mengambil sejumlah berkas yang berguna untuk mendukung proses penyelidikan dugaan penyelewengan dana bantuan untuk ke PSSI dan Persikota Tangerang.

Bahkan, polisi mengaku,k ini pihaknya tengah menghadirkan saksi ahli hukum tindak pidana korupsi. Hal itu bertujuan untuk merampungkan berkas sebelum penetapan tersangka dan pelimpahan ke pengadilan.
 
" Semua saksi sudah kami periksa. Tinggal keterangan dari saksi ahli saja. Setelah ini baru akan kami tetapkan tersangkanya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Selasa (12/11).
 Pihaknya juga mengakui selama dua jam telah menggeledah kantor PDAM. “Dan ada beberapa berkas yang kami amankan untuk proses penyelidikan," ujarnya.
Seperti diketahui, Sutarmo sebelumnya telah menyatakan, Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Ahmad Marju Kodri telah menjadi tersangka.
 
AMK sendiri merupakan bawahan dari Wali Kota Tangerang saat itu Wahidin Halim. AMK ketika itu kerap sekali membantu mensosialisasikan Wahidin Halim untuk menjadi salah satu calon gubernur Banten.
 
Sedangkan saat ini, AMK masih berstatus sebagai calon wali kota Tangerang dan bertarung dengan lawan politiknya  pada Pilkada Kota
Tangerang yang masih sengketa di Mahkamah Konstitusi.
 
 AMK menggandeng mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Gatot Suprijanto untuk menjadi calon wakil wali kota-nya.
Sedangkan peserta lawan politiknya masing-masing adalah  Abdul Syukur (adik mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim)-Hilmi Fuad, Arief R Wismansyah (Wakil Wali Kota Tangerang)-Sachrudin (camat Pinang) dan Harry Mulya Zein /HMZ (Sekda Kota Tangerang)-Iskandar Zulkarnain.   
KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

KOTA TANGERANG
Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Jumat, 17 April 2026 | 19:15

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill