Connect With Us

Bocah Enam Tahun Tewas Terlindas Truk

Jangkar | Selasa, 19 November 2013 | 16:28

Jenazah Fitri di rumah duka. (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANG- Fitri Oktaviana ,6, anak keempat dari Pasangan Nawi ,44, dan Narwati ,40, tewas setelah terlindas truk di Jalan Raya Kutruk, Kecamatan Jambe, Selasa (19/11/2013).

Kejadian naas yang menimpa Oktaviana terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bocah tersebut mengalami luka yang mengenaskan, kepalanya remuk tergilas truk bernopol B 9262 NDA.

Informasi yang dihimpun, truk   bermuatan pakan ayam melintas Jalan Raya Kutruk. Saatnya bersamaan  Nawi ayah korban, juga melintas di jalan yang sama hendak pulang ke rumahnya. Nawi yang mengendarai motor jenis Honda Beat bernopol B 6033 GGD kemudian berhenti dipinggir jalan, karena hendak menjemput anaknya yang ketiga pulang sekolah.

"Anak saya duduk di bagian depan, namun tiba-tiba truk bermuatan pakan ayam menyerempet motor, saya terjatuh ke got dan anak saya ke arah jalan, kemudian dilindas ban belakang truk," katanya.


Kata Nawi, sopir truk sempat  hendak melarikan diri. Namun warga sigap dan berhasil mengejar  sopir yang mencoba kabur sepanjang 100 meter. "Sopir kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Tigaraksa," katanya.

 
BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill