Connect With Us

Buruh Tolak Penetapan UMK Kota Tangerang

Bastian Putera Muda | Kamis, 21 November 2013 | 20:30

| Dibaca : 950

Tampak Ratusan Buruh Blokir Jalan Perintis Kemerdekaan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

Mereka menolak Upah Minimum Kota (UMK) 2014 yang katanya sudah ditandatangani oleh Plh Wali Kota Tangerang Rakhmansyah. Nilai UMK tersebut sama seperti versi Pemerintah Koat Tangerang yang diajukan dalam rapat pleno Dewan Pengupahan Kota (Depeko) sebesar Rp 2.444.301.
 
"Kemarin dalam rapat pleno, ada tiga versi KHL dan UMK masing-masing yang diajukan oleh Apindo, Pemerintah dan Serikat Pekerja. Dan kami dapat kabar, dari tiga angka itu Plh Wali Kota sudah menetapkan angka yang versi pemerintah dan sudah diserahkan ke Gubernur Banten," kata koordinator aksi Sasmita.
 
Dia menegaskan, pihaknya menolak UMK tersebut karena tidak sesuai dengan tuntutan buruh. Mereka sebelumnya menuntut kenaikan 50 persen dari UMK 2012 yang sebesar 2,2 juta/bulan.
 
"Kita ingin Rp 3,1 juta per bulan. Angka yang keluar jauh dari tuntutan kita. Upah Rp 2,4 juta itu, bagi buruh berkeluarga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kota Tangerang selama satu bulan," tukas Sasmita.
 
Dengan demikian, pihaknya menuntut agar Pemkot Tangerang merevisi UMK 2014 serta menetapkan angka versi buruh sebesar Rp 3.162.189.
 
 "Besok, kami akan bersama-sama turun ke jalan untuk mogok bersama. Lalu menunut Gubernur Banten untuk menolak UMK yang ditentukan wali kota Tangerang," tandasnya.
 
 
Plh Wali Kota Tangerang Rakhmansyah membenarkan sudah menandatangani UMK 2014. Namun dia enggan menyebutkan besaran nilai UMK tersebut.
 "Iya sudah saya tetapkan, yang pasti angkanya lebih besar dari UMP DKI Jakarta. Sudah dikirim ke Gubernur untuk disahkan," paparnya.
OPINI
Sisi Gelap Perempuan dan Anak dalam Cengkraman Kapitalisme

Sisi Gelap Perempuan dan Anak dalam Cengkraman Kapitalisme

Selasa, 22 Maret 2016 | 18:15

Selasa, 08 maret 2016, dunia merayakan hari perempuan internasional. Peringatan Hari Perempuan ini dilakukan setiap negara dengan cara yang berbeda-beda, yang seringkali mengangkat isu-isu kontroversial mengenai diskriminasi gender dan pelanggaran hak asa

AYO! TANGERANG CERDAS
Pelajar Tangerang Corat-coret Seragam di Kawasan Pendidikan

Pelajar Tangerang Corat-coret Seragam di Kawasan Pendidikan

Kamis, 7 April 2016 | 14:00

TANGERANG-Puluhan pelajar di Kota Tangerang melakukan aksi corat-coret seragam sekolah di Kawasan Pendidikan Cikokol, Kamis (7/4/a2016). Aksi ini dilakukan seusai mereka serangkaian Ujian Nasional (UN) di hari terakhir.

KOTA TANGERANG
Merampok Tukang Ojek, Curanmor Bersenpi Dibekuk

Merampok Tukang Ojek, Curanmor Bersenpi Dibekuk

Kamis, 28 April 2016 | 11:28

“Lalu sesampainya di tempat yang menurut pelaku aman, lalu pelaku memukul korban menggunakan senjata replika jenis revolver yang sudah disiapkannya sampai korban mau menyerahkan sepeda motornya,” katanya, Kamis (28/4/2016).

TOKOH
Istri Bupati Tangerang Sering disebut Katy Perry

Istri Bupati Tangerang Sering disebut Katy Perry

Selasa, 5 April 2016 | 20:30

TANGERANG-Tri Hesti Yulianti, istri Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar, memiliki wajah yang cantik dan terlihat awet muda. Bahkan wanita berusia 42 tahun ini kerap dipanggi Ketty Perry oleh teman-teman anaknya.

"Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu - satunya yang benar - benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri."

- R.A. Kartini -