Connect With Us

Lagi, Kota Tangerang Raih Penghargaan Langit Biru

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Desember 2013 | 18:53

Rachmansyah mewakili Pemkot Tangerang terima penghargaan Langit Biru (humas / TangerangNews)


TANGERANG-Kota Tangerang kembali menerima penghargaan Langit Biru untuk kategori kota metropolitan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI.
 
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya yang diterima oleh Plh Wali Kota Tangerang  Rakhmansyah pada cara Public Exspose Program Langit Biru 2013 bertempat di Hotel Dharma Wangsa Grand Ballroom, Jl Brawijaya Raya 26, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (5/12).
 
Selain Kota Tangerang, yang masuk dalam katagori kota metropolitan adalah Kota Bandung, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Surabaya. Seperti diketahui bahwa Kementerian Lingkungan Hidup selalu memberikan penghargaan langit biru kepada kota-kota di Indonesia mulai dari kategori kota metropolitan, kota besar dan kota sedang.
 
Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengatakan, penilaian hasil evaluasi kualitas udara perkotaan ini telah dilakukan oleh Kementerian LH di 44 kota dan 33 provinsi di tanah air sepanjang Maret-Oktober 2013, yang meliputi 14 kota metropolitan, 14 kota besar dan 16 kota sedang.
 
"Penghargaan diberikan atas dasar upaya dan komitmen pemerintah daerah yang berhasil melakukan pemantauan kualitas udara, pengurangan tingkat pencemaran, melakukan uji emisi kendaraan bermotor di jalan raya, kinerja lalu lintas, kualitas udara di jalan raya dan kesadaran masyarakatnya," katanya.
 
Menteri menambahkan bahwa peningkatan kendaraan dan peningkatan bahan bakar terus bertambah setiap tahunnya sehingga memberikan dampak pada meningkatnya polusi udara dan pencemaran lingkungan.
 
"Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen dalam meningkatkan kualitas udara di daerahnya, karena dengan kualitas udara yang baik akan memberikan dampak pada lingkungan yang sehat, udaradan air yang bersih," tukasnya.
 
Usai menerima penghargaan, Rakhmansyah mengatakan bahwa Pemkot Tangerang akan terus berupaya mewujudkan kualitas udara dan lingkungan yang sehat, karena hal tersebut merupakan unsur yang penting dalam terciptanya masyarakat yang sehat.
 
"Setiap tahunnya kendaraan bermotor terus bertambah di Kota Tangerang yang tentunya akan berakibat pada meningkatnya polusi, pencemaran udara dan perubahan iklim yang akan berdampak pada  kesehatan masyarakat. Jadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas udara adalah dengan terus melakukan program kebersihan lingkungan, diantaranya melalui program penghijauan dan program kebersihan," ujarnya.
 
TANGSEL
Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:11

Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill