Connect With Us

Sedang Berteduh, 2 Tukang Ojek di Jatiuwung Tewas Tersambar Petir

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 Desember 2013 | 19:26

| Dibaca : 2074

Petir (internet / internet)


 
TANGERANG-Dua tukang ojek tewas seketika setelah terambar petir di Jalan Mohammad Toha Km 5, Kampung Nagrak, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (12/12) sekitar sekitar pukul 15.30 WIB.
 
Korban adalah Robi, 35, dan warga Desa Lebak Wangi, RT 01/01, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang dan Mursad, 40, warga Desa Lebak Wangi, RT 04/05, Kecamatan Sepatan.
 
Menurut keterangan saksi, Sirol Pakpahan, 45, peristiwa tersebut terjadi ketika keduanya berteduh dari hujan di depan sebuah gubug pinggir Jalan Moh Toha. Tiba-tiba saja petir menyambar kedua korban, hingga mereka terpental.
 
"T adi hujan lebat, mereka lewat sini lalu berhenti untuk meneduh. Kemudian terdengar suara petir kencang sekali. Ternyata petir itu menyambar gubug dan mengenai mereka. Dua-duanya langsung tewas di tempat," katanya.

  

Kapolsek Jatiuwung  Kompol Alamsyah Pelupessy membenarkan peristiwa dua korban tewas yang tersambar petir itu. Menurutnya, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang. oleh petugas Polsek Jatiuwung. "Ya diduga korban tewas tersambar petir, kita sudah hubungi keluarga mereka," katanya.

OPINI
Masih adakah Sumpah Pemuda? 

Masih adakah Sumpah Pemuda? 

Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:49

Ahmad Romadhon Abdillah

KOTA TANGERANG
Petugas Kebersihan di Karang Tengah Tangerang Dijambret

Petugas Kebersihan di Karang Tengah Tangerang Dijambret

Kamis, 3 Desember 2020 | 17:31

TANGERANGNEWS.com—Aksi pejambretan di Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang mulai marak terjadi. Ironisnya, pelaku mengincar para petugas kebersihan

TOKOH
Harsono Berpulang, PWI Tangerang Banten Berduka

Harsono Berpulang, PWI Tangerang Banten Berduka

Senin, 30 November 2020 | 08:39

TANGERANGNEWS.com-Haji Harsono Rahardjo telah berpulang menghadap

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil