Connect With Us

Kecamatan Larangan Jalannya Terendam, Perumnas Puluhan Rumah Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 Januari 2014 | 16:32

Banjir di Perumnas Empat Kota Tangerang (Rangga / TangerangNews)

 
TANGERANGNEWS.com-Banjir juga terjadi di Jalan Prof . Dr Hamka, Taman Asri, Larangan, Kota Tangerang. Ketinggian air hampir sama dengan yang terjadi di Perumnas tiga dan empat, yakni sebetis orang dewasa, Minggu (12/1).

Hujan dengan intensitas sedang memang hampir merata di Tangerang.  Akibatnya, di Jalan Prof. Dr Hamka tersebut, satu kendaraan roda dua mogok serta  satu mobil box juga terjebak banjir.

Sedangkan di Perumnas empat, Jatiuwung, Kota Tangerang banjir paling dalam setinggi lutut orang dewasa. Banjir juga nyaris memutus jalan raya di sana. Bahkan beberapa kendaraan roda dua maupun roda empat yang nekat menerobos banjir mogok di tengah jalan.

Pemukiman padat penduduk yang merupakan wilayah langganan banjir ini,  mulai terendam banjir sejak Minggu siang.

Buruknya sistem drainase dituding warga menjadi penyebab utama banjir yang merendam pemukiman warga dalam waktu yang lama. Ironisnya, hal tersebut selalu luput dari perhatian Pemerintah Kota Tangerang ,  meski warga telah melaporkannya . “Warga di sini  berharap agar pemerintah cepat tanggap dalam menanggulangi masalah banjir yang kerap terjadi , terlebih saat ini memasuki musim penghujan ekstrem,” ujar warga Perumnas empat itu.
 

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KOTA TANGERANG
Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:07

Seorang wanita bernisial S, 30, nekat melakukan pencurian dengan modus berpura-pura melamar kerja di apotek.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill