Connect With Us

Wahidin Halim Diperiksa KPK Terkait Akil

Sumber ROL | Senin, 13 Januari 2014 | 21:19

| Dibaca : 1665

Wahidin Halim jadi Pembicara (Humas / TangerangNews)

TANGERANG-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim sebagai saksi dalam kasus suap penanganan sengketa pilkada Kabupaten Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK). Wahidin bantah pernah memberikan suap saat ia masih menjabat sebagai Wali Kota Tangerang.

"Ah bukan saya, nggak ada (suap kepada Akil Mochtar). Ini pemeriksaan untuk Wawan dan Akil," kata Wahidin Halim yang ditemui usai pemeriksaannya di gedung KPK, Jakarta, Senin (13/1).

Wahidin menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam. Ia selesai diperiksa dan keluar dari gedung KPK pada pukul 17.00 WIB. Ia mengaku diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka dalam kasus ini adalah mantan Ketua MK, Akil Mochtar dan adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Ia menjelaskan dalam pemeriksaan tersebut, ia ditanya soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Banten pada 2011 lalu. Tim penyidik KPK juga menanyakan mengenai gugatan Pilgub tersebut di MK. "Soal gugatan ke MK waktu 2011, itu saja," ujarnya.

Ia membantah adanya penyuapan terkait penanganan gugatan Pilgub Banten di MK. Ia juga membantah pernah menghadiri sidang gugatan Pilgub Banten di MK. "Belum, nggak pernah, hanya kuasa hukum saya," bantahnya.

Saat ditanya apakah ada indikasi penyuapan yang ia ketahui, ia enggan menjawabnya. Ia hanya mengatakan sempat ditanya lima pertanyaan oleh penyidik. "Saya nggak tahu, tanya saja ke penyidik. Ya ada, lima pertanyaan itu," tegas Wahidin.

Sebelumnya, mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim merupakan salah satu calon Gubernur dalam Pilgub Banten 2011 lalu. Saat itu, Wahidin yang berpasangan dengan Irna meraih suara sebesar 1.674.957 suara atau 38,93 persen suara.

Perolehan suaranya kalah dengan yang diraih pasangan incumbent Ratu Atut Chosiyah yang berpasangan dengan Rano Karno yang meraih suara sebanyak 2.136.035 suara atau 49,64 persen suara. Sedangkan pasangan Jazuli-Makmun yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan 491.432 suara atau 11,42 persen dari total suara sah sebanyak 4.302.424 suara.
 

KOTA TANGERANG
Jelang Pencoblosan, Polsek Karawaci Sebar Spanduk Pilkada

Jelang Pencoblosan, Polsek Karawaci Sebar Spanduk Pilkada

Kamis, 21 Juni 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polsek Karawaci memasang spanduk bertemakan Pilkada Aman dan Nyaman di Kota Tangerang, Kamis (21/6/2018).

BANDARA
Penumpang Mudik Bandara Soekarno-Hatta Melonjak 6 Persen

Penumpang Mudik Bandara Soekarno-Hatta Melonjak 6 Persen

Kamis, 21 Juni 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Jumlah penumpang dari penerbangan domestik maupun internasional di Bandara Soekarno-Hatta saat momentum arus mudik dan balik, pada periode Lebaran ini mengalami peningkatan sebesar 6 persen

BANTEN
Samawi Akan Bentengi Jokowi dari Kampanye Hitam di Banten

Samawi Akan Bentengi Jokowi dari Kampanye Hitam di Banten

Minggu, 10 Juni 2018 | 00:38

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga yang menamakan dirinya Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) menyatakan akan menjadi kelompok yang

TANGSEL
Dindikbud Tangsel Siapkan PPDB Online SD & SMP 2018

Dindikbud Tangsel Siapkan PPDB Online SD & SMP 2018

Jumat, 22 Juni 2018 | 08:50

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat sekolah menegah pertama (SMP) Negeri dan Sekolah

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya