Connect With Us

Pasien Terlantar, DPRD Panggil Dirut RSUD Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 26 Maret 2014 | 19:26

RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-DPRD akan segera memanggil Dirut RSUD Kota Tangerang dr Ati Pramudji terkait penelantaran pasien multiguna selama delapan jam pada Senin (24/6) kemarin.

"Kesehatan itu pelayanan dasar yang pokok, apalagi masyarakat Kota Tangerang yang sudah ditanggung layanan multiguna. Tidak boleh lagi ada penelantaran atau penolakan pasien. Kami akan segera memanggil pihak RSUD," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Bonnie Mufidjar, Rabu (26/3).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengakui bahwa sejak RSUD diresmikan, pihaknya kerap mendapat keluhan dari masyarakat terkait pelayanan rumah sakit tanpa kelas tersebut. Seperti pelayanan seadanya atau pasien diminta pulang tanpa diberikan penanganan dahulu.

"Kita banyak dapat pengaduan, ada yang disuruh pulang tanpa didiagnosa dulu. Ini kan seolah-olah RSUD tidak mau menerima pasien. Seharusnya ditangani dulu sesuai prosedur. Masyarakat sudah berekspetasi besar pada RSUD," tukas Bonnie.

Terkait alasan pihak RSUD yang tidak bisa merawat pasien karena keterbatasan kamar akibat kurangnya pegawai, Bonnie justru mempertanyakan hal tersebut. Padahal, kata dia, sebelumnya RSUD dibuka, sudah merekrut 350 pegawai.

"Kenapa bisa kurang, apa jangan-jangan formasinya tidak sesuai? RSUD harus mengevaluasinya, kan sudah berbentuk BLUD  (Badan Layanan Usaha Daerah) jadi harus mandiri," paparnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Olman Simanjuntak, 32, warga Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dinyatakan suspect DBD oleh puskesmas setempat. Namun, dia tidak mendapatkan pelayanan maksimal di RSUD Kota Tangerang. Dia dibiarkan begitu saja selama 8 jam tanpa mendapat kamar.

Olman masuk ke RSUD Kota Tangerang pukul 14.00 WIB, pada Senin (24/3), setelah dirujuk dari Puskesmas Babakan. Lalu, setibanya di RSUD, dia hanya dirawat di UGD sambil menunggu kejelasan terkait ruang kamar.

Namun, hingga pukul 20.00 WIB, pasien tak kunjung dipindah ke ruang rawat inap, dengan alasan kamarnya penuh. Olman akhirnya dirujuk ke rumah sakit lain.
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Jerit Tangis Anak-anak Warnai Khitanan Massal di Kabupaten Tangerang

Jerit Tangis Anak-anak Warnai Khitanan Massal di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:52

Khitanan massal gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang diwarnai aksi berontak dan tangis histeris sejumlah anak-anak.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill