Connect With Us

Memuat Iklan Caleg, Puluhan Pemancar Radio Ilegal Disegel

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 3 April 2014 | 18:14

| Dibaca : 1107

Radio Ilegal di Kota Tangerang marak (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGERANG-Puluhan kantor siaran radio ilegal yang ada di Kota  Tangerang disegel oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten.

Penyegelan dilakukan karena , kantor radio itu tak berizin dan diduga kerap digunakan untuk melakukan kampanye terselubung oleh para caleg melalui frekuensi publik.

Kepala Seksi Pengamanan dan Penertiban (Mantib) Balai Monitoring (Balmon) Frekuensi Radio Banten Kemenkominfo, Insan Semesta mengatakan, pihaknya telah melakukan razia terhadap seluruh radio illegal di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Hingga saat ini, pihaknya sudah menutup 74 radio illegal di Tangerang Raya dimana 12 diantaranya terdapat di Kota Tangerang.

“Balmon Banten punya kegiatan program penertiban, dalam arti kegiatan penertiban di bidang frekuensi radio. Untuk tim, minggu ini kita tertibkan radio-radio gelap, yang pada dasarnya sering mengganggu frekuensi penerbangan. Sepanjang mereka tidak mempunya izin akan di tutup penyiarannya,” ujarnya, Kamis (3/4).

 Komisioner KPID Banten Cecep Abdul Hakim mengatakan, radio illegal ini diketahui dari banyaknya laporan masyarakat yang ditampung pihaknya. Kemudian laporan tersebut ditembuskan ke Balmon.

 “Awalnya KPID mendapat informasi ada 12 radio ilegal, karena dari data base kita juga tidak ada data-data mereka yang berizin. Lalu dari balmon kita kroscek, ternyata ada ada 64, jadi totalnya ada 74 radio yang ilegal,” katanya.

 Menurutnya, razia tersebut awalnya untuk menertibkan radio yang menganggu frekuensi penerbangan. Namun, saat masa pemilu, ternyata radio ilegal tersebut kerap melakukan kampanye terselubung.

 Cecep mengatakan, KPID sendiri memiliki kepentingan untuk mengawasi konten yang berizin saja, baik televisi maupun radio yang dibatasi Undang-undang. Namun, mereka yang tidak berizin, kebanyakan juga menayangkan iklan kampanye para caleg.

"Untuk itu kami juga minta dukungan kepada masyarakat bahwa frekuensi ini milik publik bukan milik lembaga penyiaran radio, maka kita harus mempertanggung jawabkan kepada publik,” ujarnya .
 

HIBURAN
Group Band Asal SMAN 4 Tangsel Lolos ke Pucuk Cool Jam Festival 2018

Group Band Asal SMAN 4 Tangsel Lolos ke Pucuk Cool Jam Festival 2018

Rabu, 18 April 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Setelah melewati proses seleksi ketat, Sinthetic, group band dan Samerci, nama kelompok ekstrakulikuler tari saman di

AYO! TANGERANG CERDAS
Buku Ini Beri Harapan Baru Hadapi Kanker

Buku Ini Beri Harapan Baru Hadapi Kanker

Senin, 26 Maret 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Kanker telah menjadi ancaman yang sangat serius. Data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Infodatin) menyatakan, secara nasional prevalensi penyakit kanker pada penduduk semua umur di Indonesia

WISATA
Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Mengenal Seluk Beluk Kode Rahasia di Museum Sandi Yogyakarta

Rabu, 21 Maret 2018 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Yogyakarta bukan cuma terkenal dengan budaya Jawa yang kental. Tapi ternyata, di kota ini terselip destinasi unik berupa

TOKOH
Meninggalnya Danarto, Kehilangan Besar Sastrawan Indonesia

Meninggalnya Danarto, Kehilangan Besar Sastrawan Indonesia

Rabu, 11 April 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Dunia sastra Indonesia berduka, kali ini seorang Sastrawan besar kembali berpulang. Danarto, berpulang usai dirinya mengalami kecelakaan di daerah Ciputat Tangsel.

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim