Connect With Us

Ibu Balita yang Dicabuli Paman Kesal Suaminya Diam

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 7 Mei 2014 | 14:30

Ibu dan korban bocah wanita yang diduga dicabuli pamannya. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Linda Wati,27, ibu dari balita berusia 3,5 tahun berinisial NA, warga Kelurahan Kedaung Wetan, RT 04 /03 , Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang dicabuli oleh pamannya AM, 17, mengaku kesal karena suaminya diam.

Linda Wati menjelaskan, peristiwa itu diketahui ketika puterinya mengeluh kesakitan pada kemaluannya pada Jumat (18/4) lalu. Anak keduanya itu juga kerap menangis saat buang air kecil.

"Lalu saya bawa ke puskesmas untuk periksa. Pihak puskesmas bilang kalau ada luka pada kemaluan anak saya. dokter juga menyuruh untuk divisum," jelasnya, Rabu (7/4).

Linda pun mencoba menanyakan kepada anaknya. NA mengaku kalau kemaluannya dipegang oleh pamannya, AM. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (17/4) ketika Linda dan suaminya, Khaerudin, sedang tidak ada di rumah. Puterinya ketika itu dititipkan kepada AM.

"Waktu kejadian saya sedang keluar rumah. Suami saya awalnya sedang tidur, lalu dia bangun dan pergi juga keluar. Anak saya bilang,  saat di rumah bersama AM, dia dibawa ke kamar dan dipegang-pegang kemaluannya," jelasnya sambil menangis.

Linda pun terkejut mendengar pengakuan putrinya. Dia melaporkan hal itu ke suaminya. Namun dia tidak mendapat dukungan.

"Suami saya malah belain si AM. Dia minta dibicarakan baik-baik. Padahal sudah jelas dari pengakuan anaknya sendiri. Akhirnya saya pergi ke rumah orang tua saya," jelasnya.

Akhirnya Linda dengan ditemani keluarganya melaporkan AM ke Polsek Neglasari pada Selasa (6/5) kemarin. Puterinya pun telah divisum di klinik.

 "Saya harap masalah ini cepat ditangani polisi. Saya tidak bermaksud menuduh, tapi anak saya sendiri yang bilang," jelasnya.
 
OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Makin Gampang, Bayar Listrik dan Token PLN Bisa Lewat Koperasi Merah Putih

Makin Gampang, Bayar Listrik dan Token PLN Bisa Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:32

PT PLN (Persero) menggandeng 107 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Indonesia untuk menyediakan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill