Connect With Us

Dewan Adipura Lihat Sungai di Kota Tangerang Difungsikan

Advertorial | Jumat, 30 Mei 2014 | 00:03

| Dibaca : 1369

Sarwono Kusuma Atmaja bersama ARW dan Sachrudin (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dewan Pertimbangan Adipura Sarwono Kusuma Atmaja melihat Pemerintah Kota Tangerang telah berhasil menjadikan Sungai Cisadane sebagai warter front city.

Artinya, Cisadane yang telah difungsikan dan dihindari dari kerusakan.  “Saya sih lihat konsepnya saja. Sungai tuh punya banyak fungsi ya. Saya lihat kebersihannya, pemeliharaannya, saya lihat Cisadane di fungsikan,” ujar Swarono Kusuma Atmaja, Senin 26 Mei kepada wartawan.
 
Pemeritah Kota Tangerang menurut dia telah sengaja membawa cara berpikir masyarakatnya untuk memelihara Sungai Cisadane dengan dipakainya Cisadane menjadi salah satu perlombaan air.

“Ya dengan dipakai lomba air dan banyaknya dijadikan sarana bagi penelitian air, itu sudah masuk dalam kategori membawa berpikir masyarakat untuk memfungsikan atau menjaga kelestarian air,” terangnya.
 
Kalau Sungainya sudah difungsikan seperti itu, menurut Sarwono manajemen lingkungan hidup sudah tertata. Dan, masyarakat telah diberikan oleh Pemerintahnya untuk membuat hidup nyaman. “Nyaman itu kan seperti nyaman dalam psikologis, keamanan, ketentraman,” terangnya.
 
Sarwono juga menilai, apa yang telah ditanamkan Pemerintah Kota Tangerang kepada dunia pendidikan sudah bagus untuk menjaga kelestarian. “Kalau itu ditanamkan dari sejak dini di lingkungan sekolah, kedepan akan gampang. Saya lihat di sini sudah ada penanaman itu. Sebab, kalau anaknya bias berwibawa, kalau anaknya bener, nurut tuh orangtuanya. Sebab orangtua akan malu kalau sampai ditegur anak,” terangnya.
 
Untuk persoalan penghormatan kepada pejalan kaki, Sarwono menilai pedestrian di Kota Tangerang sudah ada. Namun, memang diakuinya untuk melakukan perubahan dari pengguna jasa transportasi pribadi ke umum membutuhkan terlebih dahulu system transportasi di kota tersebut.

“Sudah kelihatan ada usaha untuk memudahkan pejalan kaki. Tapi ini memang ini makan waktu, kita bisa belain pejalan kaki, kalau sistem transportasinya dibenahi dulu. Ngurusin pejalan kaki memang ribet bener,” katanya.

Artinya, kata Sarwono, seluruh kendaraan umum harus dibuat nyaman, baik halte maupun prasarana lainnya.
“Kalau orang disediakan beberapa kemudahan, tentu akan nyaman,” tuturnya. (ADV)
 

BISNIS
Wakili Banten, DKapster Masuk Finalis Top 25 UKM se-Indonesia 

Wakili Banten, DKapster Masuk Finalis Top 25 UKM se-Indonesia 

Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:53

TANGERANGNEWS.com–Penyedia layanan cukur rambut online, DKapster akhirnya masuk dalam finalis top 25 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Award tahun 2020, setelah menyisihkan ratusan peserta lainnya se-Indonesia

HIBURAN
VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

Minggu, 20 September 2020 | 11:50

TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan seorang pia makan di restoran mewah viral di media sosial. Hal itu karena jumlah tagihan harga makanan yang fantastis, bahkan mengejutkan si pria tersebut

OPINI
KSOC: Model Kompetensi Auditor Syariah pada LKS

KSOC: Model Kompetensi Auditor Syariah pada LKS

Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:05

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim

TOKOH
Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Selasa, 6 Oktober 2020 | 10:55

TANGERANGNEWS.com-Kawasan transit oriented development (TOD) Intermoda

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil