Connect With Us

Pendaftaran Mudik Gratis Dibuka di Terminal Poris Plawad

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 Juli 2014 | 18:58

| Dibaca : 2528

Pendaftaran Mudik Gratis Dibuka di Terminal Poris Plawad (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Program mudik gratis 2014 kembali digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mulai dibuka hari ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang memfasilitasi pendaftaran mudik tersebut di Terminal Poris Plawad, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Selasa (1/7).

Kepala Dishub Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, pendaftaran mudik gratis dimulai sejak 1-6 Juli 2014. Tempat pendaftaran sendiri ada di lima lokasi, salah satunya di Terminal Poris Plawad.

“Sudah dibuka pendaftarannya, loketnya ada di Park n Ride Terminal Poris. Waktu pendaftaran untuk hari Senin-Jumat mulai pukul 08.00-16.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-15 WIB,” jelasnya.

Menurutnya, ada sembilan daerah yang menjadi tujuan mudik yakni Tasikmalaya, Cilacap, Purwokerto, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Solo dan Wonogiri. Selain memberangkatkan pemudik, juga akan memberangkatkan sepeda motor milik pemudik.

 “Nantiya sepeda motor diangkut menggunakan truk pada Rabu (23/7), dari halaman parkir Perum Bulog, Jakata Utara akan dikirim ke kota tujuan masing-masing. Sementara orangnya naik bus pada Kamis (24/7), dari halaman parkir Monas pintu Barat Daya,” jelas Herman.
 
Kepala Seksi Angkutan Dishub Kota Tangerang Ahmad Suryana mengatakan, untuk quota pendaftar dari Kota Tangerang tidak ditentukan. Kemenhub hanya menentukan quota ke tiap kota tujuan. Setiap motor yang didaftarkan maksimal untuk dua orang dan satu balita.

“Tasikmalaya quota 100 orang, Cilacap 200, Purwokerto 300, Kebumen 200, Wonosobo 150, Magelang 250, Yogyakarta 400, Solo 400 dan Wonogiri 300. ” katanya.
 
Adapun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon pemudik yakni memiliki SIM dan STNK yang sah dengan nama pemegang/pemilik yang sama. Wajib membawa SIM, STNK dan KTP asli beserta fotocopy masing-masing sebanyak dua lembar.
 
Khusus yang membawa balita wajib menyertakan fotocopy Kartu Keluarga (KK) serta mengisi formulir pendaftaran mudik gratis 201 (1435 H). “Program ini bertujuan untuk mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor, serta mencegah terjadinya kecelakaan saat arus mudik,” jelasnya.
 
Sementara salah satu calon pemudik, Sukirno mengatakan, dirinya ikut mendaftar mudik gratis untuk menghemat biaya. Menurutnya, ongkos untuk mudik dari Tangerang ke kampung halamannya di Kebumen sekitar Rp 250 ribu per orang.
 
“Kalau saya mudik bertiga dengan keluarga saja sudah Rp 750 ribu. Kalau mudik gratis kan lumayan, uangnya bisa buat orang tua di kampung. Selain irit ongkos juga aman, tinggal naik bus,” tukas warga Kebon Besar, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang ini.
 
 
TANGSEL
Didukung PPP, Benyamin Makin Optimis di Pilkada Tangsel

Didukung PPP, Benyamin Makin Optimis di Pilkada Tangsel

Senin, 13 Juli 2020 | 20:16

TANGERANGNEWS.com-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan tahun 2002 ini telah memasuki babak baru. Satu persatu partai politik mulai menyatakan dukungannya ke para bakal calon

AYO! TANGERANG CERDAS
Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:11

TANGERANGNEWS.com-Fase perkembangan anak membutuhkan pendampingan intens dari orang dewasa. Kemudahan mengakses internet membuat

OPINI
Renungan Tentang Kematian

Renungan Tentang Kematian

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:57

Orang-orang yang telah berusaha taat kepada Allah SWT, perlahan-lahan mendapatkan pengetahuan hikmah dari setiap tindakan yang dilakukan. Pengetahuan yang begitu saja menyesap

BANDARA
Penumpang COVID-19 Lolos di Bandara Soetta, Ini Kata KKP

Penumpang COVID-19 Lolos di Bandara Soetta, Ini Kata KKP

Jumat, 3 Juli 2020 | 11:11

TANGERANGNEWS.com-Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta (Soetta) semakin memperketat pengawasan pemeriksaan dokumen kesehatan calon penumpang

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi