Connect With Us

Diduga Cabuli Anak, Warga Laporkan Ayah Tiri di Pinang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Oktober 2014 | 16:32

Ilustrasi Pemerkosaan (Rangga A Zuliansyah / Kompas.com)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga Kelurahan Nerogtog, RT 2/6, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, melaporkan dugaan pencabulan yang dialami oleh bocah betusia 9 tahun berinisial SF ke Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang, Kamis (9/10).

Berdasarkan informasi, SF yang masih duduk di bangku kelas 3 SD ini, diduga dicabuli oleh ayah tirinya, AW. Hal itu telah terjadi berkali-kali sejak satu tahun lalu.

Tindakan bejat ayah tirinya ini dilakukan ketika ibu kandungnya, EN, sedang tidak ada di rumah. Namun kedua orang tuanya seakan menutupi kasus tersebut, sehingga tidak dilaporkan ke polisi.

Peristiwa itu baru diketahui ketika SF bercerita ke tetangganya, Heni. Terkejut mendengar pengakuan SF, Heni langsung melaporkannya ke ketua RT dan warga setempat.

Setelah kasus tersebut ramai, SF tidak betah dirumah, hingga pindah ke rumah Heni. Dia pun menolak ketika diminta ibunya pulang.

Para warga akhirnya melaporkan kasus itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang. Korban sempat dimintai keterangannya oleh petugas PPA, namun laporan warga belum bisa diterima. Pasalnya warga harus mendapat kuasa dari Ibu korban.

Kemudian warga beralih ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang untuk mengkonsultasikan kasus tersebut. Akhirnya SF dibawa ke puskesmas untuk divisum.

Sementara Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota Tangerang Eni Nuraeni, mengatakan, pihaknya telah menerima keluhan warga terkait kasus dugaan pencabulan yang dialami SF.

"Kita bawa dulu korban ke Puskesmas untuk divisum. Kita tunggu dulu hasilnya, kalau belum keluar kita belum bisa lakukan tindakan," jelasnya. (RAZ)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill