Connect With Us

Cari Ikan, Siswa SD Tenggelam di Cisadane

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 November 2014 | 18:48

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANG-Siswa kelas 3 SD, Haidir Septianto, tenggelam saat mencari ikan di Sungai Cisadane, Di belakang Masjid Agung, Pasar Lama, Kota Tangetang, Sabtu (1/11) malam. Hingga kini, jasadnya belum ditemukan.

Kanit Reskrim polsek Tangerang Iptu Yunaedi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 12.00 WIB ketika korban mencari ikan bersama empat temannya dengan menaiki perahu.

"Pada saat perahu sedang nyandar di tepi sungai, korban hendak naik perahu tapi kepleset hingga tercebur ke sungai," jelasnya, Minggu (2/11).

Teman korban sempat memberikan pertolongan dengan memegang rambutnya. Tapi karena arus deras, korban terlepas hingga terseret arus. "Korban langsung tenggelam," kata Yunaedi.

\Orangtua korban, Yudianto awalnya melapor ke Polsek Tangerang pada Sabtu (1/11) tengah malam karena anaknya belum pulang setelah keluar rumah sejak pagi. Ternyata ia mendapat informasi anaknya tercebur ke sungai.

"Warga menemukan ada pakaian korban di pinggir kali tepatnya di Jalan Kali Pasir belakang Mesjid Agung," kata Yunaedi.

Akhirnya petugas Polsek Tangerang bersama tim SAR dan masyarkat setempat melakukan pencarian dan penyisiran hingga pintu Air 10 sejauh 1 Km. Namun hingga kini, jasad korban belum ditemukan. ‎
 
TANGSEL
Ratusan Personel Polres Tangsel Dites Urine

Ratusan Personel Polres Tangsel Dites Urine

Senin, 23 Februari 2026 | 15:48

Ratusan personel Polres Tangerang Selatan (Tangel) pemeriksaan urine usai apel bersama di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Senin 23 Ferbuari 2026.

BISNIS
PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill