Connect With Us

DPKD Kebut Pencapaian Target PBB dan BPHTB 2014

Rangga Agung Zuliansyah, Advertorial | Rabu, 19 November 2014 | 20:06

Warga Bayar Pajak ke DPKD (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG- Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan. Apalagi sejak beralihnya pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari pemerintah pusat ke pemerintah derah, dipastikan dapat mendongrak pendapatan asli daerah (PAD) yang nantinya digunakan untuk merealisasikan program pemerintah seperti layanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat.
 
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) telah menargetkan pendapatan PBB dan BPHTB pada tahun 2014, sebesar Rp567 miliar. Hingga kini DPKD terus melakukan berbagai upaya agar pendapatan dua sektor pajak tersebut tercapai sampai akhir tahun.
 
Kepala Bidang Pendapatan PBB dan BPHTB DPKD Kota Tangerang Tonny Erawan mengatakan, untuk BPP dari target Rp290 miliar, telah berhasil terealisasi Rp252 miliar atau sekitar 85,4 persen. Sedangkan realisasi perolehan dari BPHTB sudah mencapai 80 persen per Oktober dari target Rp277 miliar. "Kita masih ada waktu 30 hari kerja mengejar target pajak yang belum terealisasi," katanya, Rabu (19/11).
 
Tonny menambahkan, upaya pencapaian target pajak, sejak jatuh tempo pada 30 September 2014, pihkanya terus menghimbau dan melakukan penagihan kepada wajib pajak yang belum membayar, baik wajib pajak perorangan maupun yang berbadan hukum seprti industri.
 
"Kita kirimkan surat himbauan sebanyak 2100 lembar dan surat tagihan pajak sebanyak 740 lembar. Dalam satu minggu ini sudah ada pembayaran sebesar 4 persen atau Rp 12 miliar," jelasnya.
 
Sedangkan untuk BPHTB, menurut Tonny, sifatnya given. Karena menunggu proses wajib pajak bertransaksi terlebih dahulu dengan developer. Untuk itu, pihaknya mendorong para developer untuk segera menyelesaikan transaksinya. "Kita optimis dengan waktu tersisa hingga akhir tahun, target tersebut bisa tercapai 100 persen," paparnya.
 
Adapun jumlah wajib pajak di Kota Tangerang sebanyak 400 ribu wajib pajak yang dilimpahkan dari pemerintah pusat, dengan nilai potensi sebesar Rp300 miliar. Namun tingkat kesadaran wajib pajak sendiri, kata Tonny, jika dirata-ratakan sekitar 72 persen.
 
"Jadi masih perlu dibangun kesadaran masyarakat. Karena kalau tidak ada pajak, pembangunan tidak akan berjalan. Untuk itu, sosialisasi dan imbauan terus dilakukan. Kita juga mengapresiasi kecamatan dan kelurahan yang tercepat melunasi pajaknya," papar Tonny.(ADV)
 
 
OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill