Connect With Us

2015, Kota Tangerang Bangun Satu Koridor BRT

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 2 Desember 2014 | 18:45

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat inspeksi mendadak ke Terminal Poris Plawad, Rabu (23/7). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang menargetkan Bus Rapid Transit (BRT) sebagai alat transportasi masal akan dapat direalisasikan pada tahun 2015. Untuk tahap awal, rencanaya Dishub akan membangun satu koridor terlebih dahulu.

Kepala Dishub Kota Tangerang Herman Suwarman pada Selasa (2/12) mengatakan, untuk yang pertama pihaknya membangun satu koridor dulu . "Jumlah anggaran yang akan dipakai untuk pembangunan tahap pertama sekitar Rp9 miliar dari APBD," jelas Herman. 

Untuk lokasi koridor yang akan dibangun, menurut Herman, masih dalam pembahasan. Sedangkan jumlah armada BRT yang akan disediakan di tahun 2015 sebanyak 10 unit. "BRT nantinya akan menjadi transportasi yang nyaman bagi masyarakat , dimana besaran bus akan seperti Trans Jogja dan pastinya dilengkapi dengan AC," katanya.
 
Herman juga mengilustrasikan, ukuran BRT adalah tiga kali besar angkot, sehingga dengan upaya ini diharapkan dapat menampung lebih banyak penumpang. Sedangkan yang paling penting secara tidak langsung dapat mengurangi kepadatan lalu lintas.

"Selain itu rencananya kedepan BRT juga akan menjadi Feeder dan terhubung dengan terminal dan stasiun kereta," paparnya.
 
 
 
 
 
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill