Connect With Us

Kota Tangerang Dapat Dana Kecil, Arief Minta Bantuan DPRD Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 19 Desember 2014 | 17:47

Arief bersama Sachrudin dan sejumlah pimpinan SKPD Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengharapkan Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Kota Tangerang dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat kota yang menjadi konstituennya, salah satunya dari bantuan dana yang dikucurkan Pemprov kepada pemerintah kota/kabupaten di Banten.
 
“Kota Tangerang sebagai salah satu kota di Provinsi Banten yang sudah selayaknya mendapatkan perhatian lebih dari Pemprov Banten, namun pada kenyataannya Kota Tangerang hanya mendapatkan bantuan keuangan paling kecil bila dibanding kota atau kabupaten lain,” katanya, saat hearing dengan rombongan Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Kota Tangerang di Ruang Rapat Walikota, Jumat (19/12).
 
Oleh karenanya, diperlukan dukungan dan bantuan dari para anggota dewan yang menjadi perwakilan masyarakat Kota Tangerang untuk memperjuangkannya.

"Kami minta anggota DPRD bisa mengawal proposal anggaran yang kita ajukan, yang diperuntukan untuk pembangunan jembatan di Sangego dan Penambahan Geometri Jalan KH. Hasyim Ashari, sehingga dapat mengurangi kemacetan di kedua wilayah," ujarnya.
 
Ditambahkan Arief, bantuan dan dukungan para angota dewan juga diperlukan dalam hal koordinasi pembangunan yang melibatkan pemerintah daerah lain. Dia mencontohkan program penanggulangan banjir di kali Sabi dan Cirarab yang juga melintasi wilayah Kabupaten Tangerang.
 
"Penanganan banjir di wilayah barat memerlukan koordinasi dan kerjasama dengan pemkab Tangerang, jadi kami mengharapkan agar anggota dewan bisa menjembataninya atau bisa memperjuangkan anggarannya ke provinsi mengingat keberadaan kali tersebut yang melintasi dua wilayah," paparnya.
 
Arief juga menjelaskan, bahwa sebenarnya Pemkot sudah merencanakan akan membangun folder atau turap di Kali Cirarab yang ada di wilayah Kota pada Tahun 2015. Namun jika Pemkab Tangerang tidak melakukan hal yang sama karena tidak ada anggaran, dikhawatirkan banjirnya akan melimpah ke wilayah kabupaten.
 
“Sehingga diharapkan dengan intervensi anggota DPRD Banten pengerjaannya bisa dilakukan secara berbarengan,” katanya.
 
Sementara itu, anggota DPRD dari Partai Gerindra, Asep Hidayat juga menyampaikan rasa kecewanya atas  kecilnya bantuan keuangan pemprov Banten ke Kota Tangerang. “Kami berjanji untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kota Tangerang,” katanya
BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill