Connect With Us

Kota Tangerang Berpotensi Terkena Angin Ribut

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 6 Januari 2015 | 18:21

Apel Siaga banjir (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang bersama instansi terkait menggelar Apel Siaga Bencana untuk mengecek kesiapan menghadapi bencana banjir saat musim hujan, Selasa (6/1). Apel ini melibatkan berbagai unsur TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.
 
“Menurut data BMKG, curah hujan meningkat pada pertengahan Januari yang berpotensi mengakibatkan banjir, longsor, dan angin ribut,” kata Wali Kota Tangerang  Arief R Wismansyah.
 
Untuk titik rawan banjir, Arief mengatakan pihaknya mewaspadai wilayah yang dilewati sejumlah kali. Diantaranya Kali Angke yang kerap membanjiri Kecamatan Ciledug, Karang Tengah, Pinang dan Cipondoh. Kali Cisadane seperti Kecamatan Karawaci, Tangerang dan Neglasari. Kali Sabi bisa berdampak ke kecamatan Cibodas sampai Pinang, Periuk  hingga Jatiuwung “Jadi memang semua titik itu menjadi prioritas kita,” jelasnya.
 
Arief juga menjelaskan bahwa penanganan bencana banjir di Kota Tangerang tidak hanya dititik beratkan pada penyiapan evakuasi, tapi juga pembangunan infrastrukturnya. "Pada tahun 2015, kita akan normalisasi lima sungai yaitu Sungai Cisadane, Cirarab, Sabi, Angke dan Kali Cantiga," Paparnya.
 
Ditambahkannya, pemkot Tangerang juga telah menganggarkan Rp 60 Milyar untuk penanganan banjir di tahun 2015. "Itu belum yang anggaran dari pusat yang mencapai Rp 200 Milyar, bahkan untuk kali Cisadane dalam anggaran perubahan pemerintah pusat yang mencapai Rp 1,5-1,9 Triliyun secara multi years,"Jelasnya.
 
 
Setelah apel, dilakukan juga peragaan simulasi penanganan bencana banjir. Dalam apel tersebut masing-masing pasukan siaga bencana menghadirkan perlengkapan evakuasi . Khusus untuk perahu, Pemkot Tangerang sudah menyiagakan 23 perahu karet dan 12 perahu aluminium.
 
“Perahu aluminium mempunyai kelebihan tahan akan kebocoran dan gores, sangat lincah disaat ada bencana banjir atau pencarian mayat di sungai. Enggak jauh berbeda dengan perahu karet, di dalam perahu almunium sengaja diisi dengan cairan Viu,  sejenis cairan yang apa bila sudah dingin akan beku, berfungsi apabila ada kebocoran, air tidak lasung masuk dalam perahu tapi akan kesedot oleh Viu dimaksud," papar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Afdiwan.
 
Sementara Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf Irhamni Zainal mengatakan, pihaknya menyiagakan 8000 personil TNI AD yang ada di wilayah Tangerang Raya turut membantu penanggulangan banjir. Untuk fasilitas pihaknya telah menyiapkan perlengkapan tenda, dapur lapangan, perahu karet, Rumah Sakit Kesdim.
 
“Kemudian ada ratusan motor Babinsa yang bertugas untuk memonitor titik-titik banjir, setelah itu kita informasikan ke BPBD selanjutnya kita sama-sama turun ke lapangan,” jelasnya.
 
Meski sudah sangat siap menghadapi bencana banjir, dia berharap agar banjir tersebut tidak terjadi di Kota Tangerang. “Mudah-mudahan an tidak terjadi apa-apa, kalau pun nantinya terjadi kita sudah siap. Namun rekan-rekan BUMN dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Tangerang sudah memberikan kepastian kepada kita apabila ingin membantu Logistik untuk korban bencana di Kota Tangerang,” kata Irhamni.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill