Connect With Us

Mimpi Arief Stasiun dan Terminal Poris Nyatu Menjadi Intermoda

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Februari 2015 | 20:36

Arief saat melakukan tinjau lokasi ke Stasiun Poris. (Rangga / TangeranNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mewacanakan adanya pusat intermoda dengan mengabungkan stasiun dan terminal Poris Plawad menjadi satu.

Hal itu dimaksudkannya agar penumpang yang dari DKI Jakarta dan sejumlah daerah di Tangerang, seperti Tangsel dan Kabupaten Tangerang serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta bisa terpusat di sana untuk pergi ke sejumlah kota besar Indonesia.

“Dari sini kan bisa kemana saja, ke kota-kota besar yang ada di Indonesia. Kalau pemerintah pusat kepengen di Manggarai, tetapi kan sebelum sampai sana saja sudah macet. Kalau di sini kan bisa diakses dari mana saja,” ujarnya.
Sedangkan kalau di Tangerang, kata dia, ada banyak pilihan.  

“Sangat memungkinkan kita satukan. Terminal dijadikan lokasi parkir nantinya, seperti park and ride dan lokasi bisnis lainnya.  Ada Tujuh pilihan di sini, kereta ekperess bandara, KRL, bus , AKAP, Busway, APTB, dan angkot,” katanya.  
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill