Connect With Us

Mimpi Arief Stasiun dan Terminal Poris Nyatu Menjadi Intermoda

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Februari 2015 | 20:36

Arief saat melakukan tinjau lokasi ke Stasiun Poris. (Rangga / TangeranNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mewacanakan adanya pusat intermoda dengan mengabungkan stasiun dan terminal Poris Plawad menjadi satu.

Hal itu dimaksudkannya agar penumpang yang dari DKI Jakarta dan sejumlah daerah di Tangerang, seperti Tangsel dan Kabupaten Tangerang serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta bisa terpusat di sana untuk pergi ke sejumlah kota besar Indonesia.

“Dari sini kan bisa kemana saja, ke kota-kota besar yang ada di Indonesia. Kalau pemerintah pusat kepengen di Manggarai, tetapi kan sebelum sampai sana saja sudah macet. Kalau di sini kan bisa diakses dari mana saja,” ujarnya.
Sedangkan kalau di Tangerang, kata dia, ada banyak pilihan.  

“Sangat memungkinkan kita satukan. Terminal dijadikan lokasi parkir nantinya, seperti park and ride dan lokasi bisnis lainnya.  Ada Tujuh pilihan di sini, kereta ekperess bandara, KRL, bus , AKAP, Busway, APTB, dan angkot,” katanya.  
 
 
BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill