Connect With Us

Mimpi Arief Stasiun dan Terminal Poris Nyatu Menjadi Intermoda

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Februari 2015 | 20:36

Arief saat melakukan tinjau lokasi ke Stasiun Poris. (Rangga / TangeranNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mewacanakan adanya pusat intermoda dengan mengabungkan stasiun dan terminal Poris Plawad menjadi satu.

Hal itu dimaksudkannya agar penumpang yang dari DKI Jakarta dan sejumlah daerah di Tangerang, seperti Tangsel dan Kabupaten Tangerang serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta bisa terpusat di sana untuk pergi ke sejumlah kota besar Indonesia.

“Dari sini kan bisa kemana saja, ke kota-kota besar yang ada di Indonesia. Kalau pemerintah pusat kepengen di Manggarai, tetapi kan sebelum sampai sana saja sudah macet. Kalau di sini kan bisa diakses dari mana saja,” ujarnya.
Sedangkan kalau di Tangerang, kata dia, ada banyak pilihan.  

“Sangat memungkinkan kita satukan. Terminal dijadikan lokasi parkir nantinya, seperti park and ride dan lokasi bisnis lainnya.  Ada Tujuh pilihan di sini, kereta ekperess bandara, KRL, bus , AKAP, Busway, APTB, dan angkot,” katanya.  
 
 
BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill