Connect With Us

Ada Mayat Bayi Laki-laki di Septic Tank Pabrik Teh Gelas

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 Februari 2015 | 14:50

| Dibaca : 14090

Ilustrasi Bayi (Merdeka / TangerangNews)

TANGERANG-Mayat bayi laki-laki ditemukan di septic tank PT CS2 Pola Sehat yang memproduksi minuman merk Teh Gelas, di Jalan Aster, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Sabtu (7/2).

Petistiwa itu diketahui sekitar pukul 13.00 WIB, saat saptic tank dari kamar mandi pegawai sedang dilakukan pembersihan oleh petugas sedot WC, yakni Deli Daryanto dan Samsuri.

"Lalu tiba-tiba penyedotan berhenti, karena ada sesuatu  benda yang yangkut diselang. Kemudian selangnya dibuka  untuk diperiksa, ternyata ada gumpalan seperti mayat kucing, setelah diperhatikan dengan seksama ternyata bayi," kata Kanit Reskrim Polsek Batuceper IPTU Nurjaya, Minggu (8/9).

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Batuceper. Setelah olah TKP, selanjutnya petugas membawa mayat bayi itu ke RSUD Kabupaten Tangerang. Dari hasil autopsi, diketahui bayi malang itu berumur empat bulan.

"Bayi ini diperkirakan dibuang sekitar 4-5 hari yang lalu," katanya.

Nurjaya mengindikasi bayi dibuang oleh salah satu pegawai pabrik karena malu melahirkan bayi hasil hubungan gelap. Diduga bayi dibuang lewat kamar mandi.

"Kita masih menyelidiki temuan bayi ini dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk pihak pabrik," jelasnya.
 
TANGSEL
Wanita Cantik yang Tewas di Ciputat Telah Sampai di Rumah Duka

Wanita Cantik yang Tewas di Ciputat Telah Sampai di Rumah Duka

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 16:25

TANGERANGNEWS.com-Amanda Dian Vianti Sholehah Warga Jalan WR Supratman

PROPERTI
Alma@Montana Village Hunian Modern di Gading Serpong

[email protected] Village Hunian Modern di Gading Serpong

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:14

TANGERANGNEWS.com-Paramount Land kembali menawarkan hunian

SPORT
7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

Jumat, 16 Oktober 2020 | 17:57

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang menyayangkan belum pastinya kelanjutan

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil