Connect With Us

Ada Mayat Bayi Laki-laki di Septic Tank Pabrik Teh Gelas

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 Februari 2015 | 14:50

Ilustrasi Bayi (Merdeka / TangerangNews)

TANGERANG-Mayat bayi laki-laki ditemukan di septic tank PT CS2 Pola Sehat yang memproduksi minuman merk Teh Gelas, di Jalan Aster, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Sabtu (7/2).

Petistiwa itu diketahui sekitar pukul 13.00 WIB, saat saptic tank dari kamar mandi pegawai sedang dilakukan pembersihan oleh petugas sedot WC, yakni Deli Daryanto dan Samsuri.

"Lalu tiba-tiba penyedotan berhenti, karena ada sesuatu  benda yang yangkut diselang. Kemudian selangnya dibuka  untuk diperiksa, ternyata ada gumpalan seperti mayat kucing, setelah diperhatikan dengan seksama ternyata bayi," kata Kanit Reskrim Polsek Batuceper IPTU Nurjaya, Minggu (8/9).

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Batuceper. Setelah olah TKP, selanjutnya petugas membawa mayat bayi itu ke RSUD Kabupaten Tangerang. Dari hasil autopsi, diketahui bayi malang itu berumur empat bulan.

"Bayi ini diperkirakan dibuang sekitar 4-5 hari yang lalu," katanya.

Nurjaya mengindikasi bayi dibuang oleh salah satu pegawai pabrik karena malu melahirkan bayi hasil hubungan gelap. Diduga bayi dibuang lewat kamar mandi.

"Kita masih menyelidiki temuan bayi ini dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk pihak pabrik," jelasnya.
 
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill