Connect With Us

Panel Listrik UMT Terbakar, Mahasiswa Panik

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Februari 2015 | 19:25

Panel listrik di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang terbakar, Selasa (24/2) petang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Panel listrik di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang terbakar, Selasa (24/2) petang. Akibatnya, ratusan mahasiswa panik.

Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi pada pukul 18.00 WIB, kegiatan perkuliahan berlangsung. Tiba-tiba muncul kepulan asap tebal yang keluar dari dalam ruang panel listrik di lantai satu. Diduga asap disebabkan korsleting listrik.

Akhirnya para mahasiswa yang di dalam ruangan diperintah untuk keluar dan berkumpul di luar gedung. Hal itu membuat mereka panik. "Tadi tercium bau kabel terbakar yang menyengat. Jadi disuruh tunggu di luar, belum boleh masuk," kata Raldi, salah seorang mahasiswa.

Salah satu dosen UMT, Wahyul Furqon mengatakan, kepulan asap kemungkinan berasal dari panel listrik. Untuk mencegah kebakaran, akhirnyaa listrik dipadamkan. "Ruang kelas dari lantai satu sampai tiga listriknya dipadamkan. Jadi tidak bisa dipakai kegiatan dulu. Tapi di gedung lain masih ada yang belajar sebagian," katanya.

Satu unit petugas pemadam kebakaran Kota Tangerang diterjunkan ke lokasi. Para petugas masih mencari tahu bagian panel listrik yang terbakar. Karena kejadian tersebut, akhirnya pihak kampus meliburkan kegiatan kuliah.

 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill