Connect With Us

Sebelum Dibakar Massa, Ibu Ryan Mimpi Rambutnya Botak

Agung ceria | Jumat, 27 Februari 2015 | 18:36

Makam Hendriansyah (Agung Ceria / TangerangNews)

TANGSEL-Sutinah ibu dari orang tua Hendriansyah,28, pelaku tindak kejahatan dengan bermodus begal motor mengaku sempat ada firasat sebelum anaknya dibakar.

“Sebelumnya saya mimpi ada banjir besar dan rambut saya rontok sampai botak, mungkin itu pertandanya,” ujar Sutina. Meski begitu Sutinah mengaku, telah ikhlas atas kepergian pria yang biasa dipanggil Ryan itu.

 

" Saya sudah ikhlas atas kepergian Ryan. Terimakasih rumah sakit . Saya juga meminta kepada masyarakat untuk kedepannya jangan main hakim sendiri, serahkan saja ke polisi," ungkap Sutina. 

 

Sutina mengaku sudah hampir dua tahun tidak bertemu dengan Ryan, karena dia jarang pulang ke rumah orang tuanya yang sudah lama berpisah (cerai).

 

Sutina juga tidak mau ambil pusing dengan langkah kepolisian dalam mengusut kasus begal motor yang membuat nyawa anaknya melayang.

  "Saya sama sekali enggak menyalahkan massa yang membakar anak saya sampai tewas. Saya tahu, orang sudah pada resah dengan kasus begal motor. Saya ikhlas," kata Sutina.

Saat ditanya keinginannya untuk menuntut, Sutina menggeleng. "Ya mau nuntut siapa. Masa orang segitu banyak mau saya tuntut. Nggak lah. Saya serahkan semuanya ke polisi untuk ungkap kasus ini. Kalaupun polisi mau mengusut siapa yang bakar, saya nggak ambil pusing. Saya sudah rela," katanya.

Sutina mengatakan, sejak putus sekolah di kelas 2 SMP beberapa tahun lalu, Hendriansyah banyak bekerja sambilan untuk membantu ekonomi keluarganya. Ayah Hendriansyah, Syarifudin, sudah lama bercerai dengan ibunya, dan menetap di kawasan Citayam, Depok, Jawa Barat.

"Karena enggak ada ijazah dan gelar sarjana, ya dia jadinya kerja apaan aja. Pernah jadi kuli, lalu jadi tukang angkat galon, sampai cuci steam motor. Dia anak baik," kata Sutina.

Namun, Sutina mengaku tidak mengetahui pergaulan Hendriansyah dengan teman-temannya. "Apalagi dua tahun belakangan ini. Saya aja nggak tahu dia tinggal dimana. Mungkin dia kepengaruh pergaulan, jadinya seperti ini. Enggak tahu juga lah saya," kata Sutina.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:56

Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era kecerdasan buatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang membuka pendaftaran untuk program Kelas Literasi: AI Content Creation Bootcamp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill