Connect With Us

Pemulung di Ciledug Temukan Mayat Bayi dibungkus Kain

Denny Bagus Irawan | Rabu, 4 Maret 2015 | 09:34

Ilustrasi Bayi (Merdeka / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pagi tadi dihebohkan dengan penemuan mayat bayi.  Sebab, bayi tersebut diikat di dalam tas dan dibungkus kain bermotif kotak-kota warna hitam kemerahan.

 

Adapun mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Hasan seorang pemulung yang merupakan warga Joglo, Jakarta Barat.

 

Dirinya yang tengah mengais sampah terkejut saat membuka tas berwarna merah ternyata berisi mayat bayi yang diperkirakan baru meninggal.

Hasan menemukannya sekitar pukul 06.00 WIB, di tempat sampah Jalan HOS Cokroaminoto depan Galaxy RT 1/5, Kelurahan Sudimara Timur, Ciledug , Kota Tangerang. “Pas saya buka ternyata ada mayat bayi, saya kasih tahu warga. Jadi heboh dan di laporkan ke Polsek Ciledug,” ujarnya.

 

Petugas Polsek Ciledug yang menerima laporan tersebut menduga, mayat tersebut memang baru meninggal. Selain itu jenazah mayat bayi perempuan tersebut juga diduga adalah hasil hubungan gelap.  Kini petugas Polsek Ciledug tengah menyelidikinya. Sedangkan mayat bayi malang tersebut telah berada di kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang .         

 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill