Connect With Us

Pemulung di Ciledug Temukan Mayat Bayi dibungkus Kain

Denny Bagus Irawan | Rabu, 4 Maret 2015 | 09:34

Ilustrasi Bayi (Merdeka / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pagi tadi dihebohkan dengan penemuan mayat bayi.  Sebab, bayi tersebut diikat di dalam tas dan dibungkus kain bermotif kotak-kota warna hitam kemerahan.

 

Adapun mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Hasan seorang pemulung yang merupakan warga Joglo, Jakarta Barat.

 

Dirinya yang tengah mengais sampah terkejut saat membuka tas berwarna merah ternyata berisi mayat bayi yang diperkirakan baru meninggal.

Hasan menemukannya sekitar pukul 06.00 WIB, di tempat sampah Jalan HOS Cokroaminoto depan Galaxy RT 1/5, Kelurahan Sudimara Timur, Ciledug , Kota Tangerang. “Pas saya buka ternyata ada mayat bayi, saya kasih tahu warga. Jadi heboh dan di laporkan ke Polsek Ciledug,” ujarnya.

 

Petugas Polsek Ciledug yang menerima laporan tersebut menduga, mayat tersebut memang baru meninggal. Selain itu jenazah mayat bayi perempuan tersebut juga diduga adalah hasil hubungan gelap.  Kini petugas Polsek Ciledug tengah menyelidikinya. Sedangkan mayat bayi malang tersebut telah berada di kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang .         

 

 

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill