Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANG-Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Wahidin Halim menggelar reses di dekat rumanya di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang guna menyerap aspirasi pada masyarakat setempat, Sabtu (7/3) malam.
Dalam reses tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan mulai dari maraknya aksi begal yang telah membuat masyarakat menjadi resah dan sering terlambatnya intensif para guru.
"Sekarang sering terjadi, pembayaran insentif lambat. Nilakinya juga belum naik-naik," keluah salah seorang guru.
Selain itu warga juga mengaku bingung mengurus BPJS, keluhan mengurus dokumen kependudukan yang dinilai semakin semerawut, perbaikan infranstruktur yang tak kunjung selesai, hingga naiknya harga beras.
Ada juga yang mengeluhkan soal banyaknya pembangunan patung-patung oleh pemerintah setempat yang dinilai tak memiliki kejelasan manfaatnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini akan menyampaikannya ke pemerintah sempat. Dia juga akan mendorong pemerintah agar keluhan warga ini bisa segera ditanggapi.
"Saya akan lebih banyak mendengar dan menyerap dulu, apa yang menjadi harapan, keluhan, dan aspirasi bapak, ibu serta saudara semua. Kemudian akan tunaikan dan perjuangkan aspirasinya sesuai kemampuan dan kewenangan saya," kata politisi Partai Demokrat Demokrat ini.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews