Connect With Us

Tangerang Tunggu Kejelasan Bantuan DKI

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 April 2015 | 19:36

Tampak transportasi massal yang bernama Busway di DKI Jakarta. R aencananya Kota Tangerang akan memiliki moda transportasi massal seperti itu yang diberi nama Busline (tangerangnews / internet)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan pihaknya telah menyerahkan kajian Detail Engineering Design (DED) jalur layang transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean), kepada Pemprov DKI Jakarta untuk pencarian dana pembangunannya sebesar Rp 1,2 triliun dalam program dana bantuan daerah mitra.

 

“DED-nya sudah lama kita kirim. Justru kita menunggu surat tertulis dari DKI kalau memang akan ada hibah,” jelas Arief, Kamis (2/4).

 

Pihaknya sendiri telah menginstruksikan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Namun hingga kini belum ada kejelasan.

 

“Bantuan itu kan sudah diwacanakan, tapi kita tidak tahu komposisinya  seperti apa. Jadi kita tanyakan lebih jelas. Syarat yang diminta sudah kita berikan, intinya kita masih menunggu lah,” katanya.

 

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bakal memberi bantuan dana kepada daerah mitra sekitar Jakarta, Bogor-Tangerang-Bekasi (Botabek).

 

Adapun pemerintah kota yang sudah mengajukan proposal permohonan bantuan dana adalah pemerintah kota Tangerang yang dipimpin Arief Wismansyah. Pemkot mengajukan bantuan dana sebesar Rp 1,2 triliun untuk pembangunan jalur layang transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean).

 

Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, Pemkot Tangerang belum dapat menyelesaikan DED pembangunan jalur layang tersebut. Sehingga, Pemprov DKI tidak bisa memberikan dana bantuan yang diajukan.

 

"Selama DED oke, kami akan kasih. Selama laporannya benar dan DED nya ada, pasti kami bantu," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

HIBURAN
6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:14

Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill