Ratusan Personel Polres Tangsel Dites Urine
Senin, 23 Februari 2026 | 15:48
Ratusan personel Polres Tangerang Selatan (Tangel) pemeriksaan urine usai apel bersama di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Senin 23 Ferbuari 2026.
TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan pihaknya telah menyerahkan kajian Detail Engineering Design (DED) jalur layang transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean), kepada Pemprov DKI Jakarta untuk pencarian dana pembangunannya sebesar Rp 1,2 triliun dalam program dana bantuan daerah mitra.
“DED-nya sudah lama kita kirim. Justru kita menunggu surat tertulis dari DKI kalau memang akan ada hibah,” jelas Arief, Kamis (2/4).
Pihaknya sendiri telah menginstruksikan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Namun hingga kini belum ada kejelasan.
“Bantuan itu kan sudah diwacanakan, tapi kita tidak tahu komposisinya seperti apa. Jadi kita tanyakan lebih jelas. Syarat yang diminta sudah kita berikan, intinya kita masih menunggu lah,” katanya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bakal memberi bantuan dana kepada daerah mitra sekitar Jakarta, Bogor-Tangerang-Bekasi (Botabek).
Adapun pemerintah kota yang sudah mengajukan proposal permohonan bantuan dana adalah pemerintah kota Tangerang yang dipimpin Arief Wismansyah. Pemkot mengajukan bantuan dana sebesar Rp 1,2 triliun untuk pembangunan jalur layang transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean).
Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, Pemkot Tangerang belum dapat menyelesaikan DED pembangunan jalur layang tersebut. Sehingga, Pemprov DKI tidak bisa memberikan dana bantuan yang diajukan.
"Selama DED oke, kami akan kasih. Selama laporannya benar dan DED nya ada, pasti kami bantu," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.
Ratusan personel Polres Tangerang Selatan (Tangel) pemeriksaan urine usai apel bersama di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Senin 23 Ferbuari 2026.
TODAY TAGLayanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Penjualan takjil di bulan suci Ramadan mendapat pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.
Nasib malang menimpa Al Amin Maksum, seorang tukang ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Pandeglang, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews