Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan pihaknya telah menyerahkan kajian Detail Engineering Design (DED) jalur layang transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean), kepada Pemprov DKI Jakarta untuk pencarian dana pembangunannya sebesar Rp 1,2 triliun dalam program dana bantuan daerah mitra.
“DED-nya sudah lama kita kirim. Justru kita menunggu surat tertulis dari DKI kalau memang akan ada hibah,” jelas Arief, Kamis (2/4).
Pihaknya sendiri telah menginstruksikan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Namun hingga kini belum ada kejelasan.
“Bantuan itu kan sudah diwacanakan, tapi kita tidak tahu komposisinya seperti apa. Jadi kita tanyakan lebih jelas. Syarat yang diminta sudah kita berikan, intinya kita masih menunggu lah,” katanya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bakal memberi bantuan dana kepada daerah mitra sekitar Jakarta, Bogor-Tangerang-Bekasi (Botabek).
Adapun pemerintah kota yang sudah mengajukan proposal permohonan bantuan dana adalah pemerintah kota Tangerang yang dipimpin Arief Wismansyah. Pemkot mengajukan bantuan dana sebesar Rp 1,2 triliun untuk pembangunan jalur layang transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean).
Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, Pemkot Tangerang belum dapat menyelesaikan DED pembangunan jalur layang tersebut. Sehingga, Pemprov DKI tidak bisa memberikan dana bantuan yang diajukan.
"Selama DED oke, kami akan kasih. Selama laporannya benar dan DED nya ada, pasti kami bantu," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews