Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANG-Belum cairnya dana bantuan pembangunan jalur layang (elevated) Busway Transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean) untuk Kota Tangerang sebesar Rp 1,2 triliun dinilai karena terhambat kisruh APBD DKI Jakarta.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dushub) Kota Tangerang Ismu Hartono, Jumat (3/4). Karena itu, sampai ini beluma da kejelasan, kapan pembangunannya akan dilakukan.
“Ya kita belum tahu, di sananya (DKI) kan lagi ramai soal APBD. Kalau kita sih sudah siap,” katanya, Jumat (3/4).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tangerang Said Endarwiyanto menjelaskan, pemkot sebenarnya telah melengkapi syarat yang dibutuhkan agar dana bantuan daerah mitra tersebut segera cair.
“Kita sudah lama menyerahkan proposal pembangunan proyek ini. Rencananya akan diselesaikan pada 2017 mendatang. Tetapi ya itu masih nunggu Pergub DKI," jelasnya.
TODAY TAGManajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten memberikan klarifikasi terkait pemberitaan Tangerangnews mengenai kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa sejumlah pengendara motor di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews