Connect With Us

Kisruh di DKI Jakarta Hambat Proyek di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 April 2015 | 17:25

Ahok Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabodetabek (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Belum cairnya dana bantuan pembangunan jalur layang (elevated) Busway Transjakarta koridor XIII (Ciledug-Tendean) untuk Kota Tangerang sebesar Rp 1,2 triliun dinilai karena terhambat kisruh APBD DKI Jakarta.
 
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dushub) Kota Tangerang Ismu Hartono, Jumat (3/4). Karena itu, sampai ini beluma da kejelasan, kapan pembangunannya akan dilakukan.
 
“Ya kita belum tahu, di sananya (DKI) kan lagi ramai soal APBD. Kalau kita sih sudah siap,” katanya, Jumat (3/4).
 
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tangerang Said Endarwiyanto menjelaskan, pemkot sebenarnya telah melengkapi syarat yang dibutuhkan agar dana bantuan daerah mitra tersebut segera cair.
 
“Kita sudah lama menyerahkan proposal pembangunan proyek ini. Rencananya akan diselesaikan pada 2017 mendatang. Tetapi ya itu masih nunggu Pergub DKI," jelasnya.

NASIONAL
Usai Kilang Balikpapan Beroperasi, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM ke Pertamina

Usai Kilang Balikpapan Beroperasi, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM ke Pertamina

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:32

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan mengarahkan badan usaha swasta penyalur bahan bakar minyak untuk memprioritaskan penyerapan BBM hasil produksi kilang dalam negeri.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill