RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANG-Sekolah Dasar (SD) Negeri (SDN) Sukasari 4 dan 5 yang berlokasi di samping Tangcity Mall, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 49, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, akan segera direlokasi tahun ini. Pemerintah Kota Tangerang sendiri telah mengalokasikan dana sebesar Rp7 miliar.
Kepala Dinas Bangunan (Disbang) Kota Tangerang Dedi Suhada menjelaskan bahwa dua sekolah SD tersebut harus seera direlokasi karena lokasinya udah tidak relevan lantaran kerap memicu kemacetan lalu lintas, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.
“Selain itu banyak mobil terparkir dibahu jalan, padahal jalannya sempit, membuat lalu lintas tersendat. Relokasi sekolah tersebut dilakukan demi keamanan dan keselamatan siswa,” jelasnya, Jumat (17/4).
Menurut Dedi, rencana relokasi itu telah dianggarkan dalam APBD 2015. Sekolah itu akan direlokasi Pasar Pisang Babakan yang tak jauh dari sekolahan tersebut.
"Kita sudah alokasikan dana Rp7 miliar. Lahan itu milik Kementerian Hukum dan Ham. Kita lagi menjajaki agar bisa pinjam pakai. Total luas lahan 2 hektare, tapi kita cuma butuh 4000 meter persegi," katanya.
Dedi menambahkan, saat ini rencana relokaai juga sudah masuk dalam proses lelang. “Kita bangun dulu sekolahnya di dekat Pasar Pisang Babakan, setelah selesai baru direlokasi. Kemudian lahan sebelumnya akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” ungkapnya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGEarnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews