Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Sekolah Dasar (SD) Negeri (SDN) Sukasari 4 dan 5 yang berlokasi di samping Tangcity Mall, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 49, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, akan segera direlokasi tahun ini. Pemerintah Kota Tangerang sendiri telah mengalokasikan dana sebesar Rp7 miliar.
Kepala Dinas Bangunan (Disbang) Kota Tangerang Dedi Suhada menjelaskan bahwa dua sekolah SD tersebut harus seera direlokasi karena lokasinya udah tidak relevan lantaran kerap memicu kemacetan lalu lintas, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.
“Selain itu banyak mobil terparkir dibahu jalan, padahal jalannya sempit, membuat lalu lintas tersendat. Relokasi sekolah tersebut dilakukan demi keamanan dan keselamatan siswa,” jelasnya, Jumat (17/4).
Menurut Dedi, rencana relokasi itu telah dianggarkan dalam APBD 2015. Sekolah itu akan direlokasi Pasar Pisang Babakan yang tak jauh dari sekolahan tersebut.
"Kita sudah alokasikan dana Rp7 miliar. Lahan itu milik Kementerian Hukum dan Ham. Kita lagi menjajaki agar bisa pinjam pakai. Total luas lahan 2 hektare, tapi kita cuma butuh 4000 meter persegi," katanya.
Dedi menambahkan, saat ini rencana relokaai juga sudah masuk dalam proses lelang. “Kita bangun dulu sekolahnya di dekat Pasar Pisang Babakan, setelah selesai baru direlokasi. Kemudian lahan sebelumnya akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” ungkapnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews