Connect With Us

Keluarga Korban Pemerkosaan merasa ada keanehan

Denny Bagus Irawan | Rabu, 22 April 2015 | 19:25

| Dibaca : 7142

Didi Sulaeman saat ditemui di kediamannya. (Dira Derby / TangerangNews)



TANGERANG-Keluarga korban pemerkosaan merasa ada keanehan pada pihak kepolisian yang menangani kasus terhadap ARF, gadis berusia 16 tahun di Ciledug, Kota Tangerang.

Sebab, setelah setelah sempat memeriksa empat orang rekan kerja korban, yang dua diantara empat nama yang diperiksa itu, disebut korban kepada ibunya, polisi seperti mengendurkan persoalan tersebut.

Memang dalam keterangan ARF kepada ibunya, dia menyebutkan dua orang rekan kerjanya. Namun, karena kondisinya lemah, ARF tak menyebutkan peran kedua orang tersebut, sehingga menyebabkan dirinya mengalami luka pada kemaluan dan luka bakar di tubuhnya yang diduga sundutan rokok. 

"Ya merasa aneh. Meminta surat permohonan visum pun susah, sedangkan waktu laporan katanya tak boleh 1 x 24 jam, se-jam lebih saja, katanya sudah lewat," ujar ayah ARF, Didi Sulaeman.  Keluarga ARF mengira ada yang mencoba menutupi kasus tersebut, bahkan sampai visum dari RS Swasta pun tak diperbolehkan.

"Kami orang tak paham hukum, malah kami kalau bilang ini pemerkosaan, ada yang nakutin kami. Nanti katanya akan dilaporkan balik mau," tambahnya.

Akibat ada perkataan tersebut, keluarga akhirnya memilih diam, bahkan persoalan visum mereka biarkan di RSUD Tangerang. "Sudah diurus polisi, kita tinggal tunggu hasilnya saja soal visum," tuntasnya.

WISATA
Wisata Daur Ulang Sampah Menjadi Karya di Kota Tangerang

Wisata Daur Ulang Sampah Menjadi Karya di Kota Tangerang

Senin, 18 Januari 2021 | 16:10

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang merupakan salah satu daerah penyangga

OPINI
Pandemi Menghilangkan Roh Pendidikan Perguruan Tinggi

Pandemi Menghilangkan Roh Pendidikan Perguruan Tinggi

Selasa, 19 Januari 2021 | 14:33

Oleh: Khikmawanto, Pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Yuppentek Tangerang dan Pendiri Garasi Baca “Revolusi Senja”

KOTA TANGERANG
Kabel PLN Menjuntai di Ciledug Tangerang, Warga : Seram Banget!

Kabel PLN Menjuntai di Ciledug Tangerang, Warga : Seram Banget!

Selasa, 19 Januari 2021 | 21:26

TANGERANGNEWS.com- Kabel yang seharusnya berada di ketinggian tiang malah

BANTEN
Warga Bisa Dipaksa Vaksin, Gubernur Banten: Tidak Melanggar HAM

Warga Bisa Dipaksa Vaksin, Gubernur Banten: Tidak Melanggar HAM

Jumat, 15 Januari 2021 | 10:58

TANGERANGNEWS.com-Provinsi Banten mulai memanfaatkan vaksin

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews