Connect With Us

Statemen Kasat Pol PP Kota Tangerang Disoal

Denny Bagus Irawan | Jumat, 24 April 2015 | 10:39

Kasatpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana (Istimewa / TangerangNews)


TANGERANG-Beberapa kali sesumbar pada persoalan mesum, atau penegakan perda tentang pelacuran. Rupanya statemen Kasat Pol PP Kota Tangerang Mumung Turwana yang pernah tersandung persoalan wanita beberapa tahun lalu itu, ada yang memperhatikan.

Salah satunya adalah LSM Tangerang Public Service (TPS).  Direktur Eksekutif TPS Ryan Erlangga mengatakan, statemen Mumung seolah-olah bahwa Satpol PP sudah melakukan tugasnya secara tegas. Padahal, Satpol PP sering mendapat aduan lain tetapi membiarkannya.

"Setelah saya mengutip statemen Bapak Mumung, selaku Kasat Pol PP  dibeberapa media Online atau  cetak,  bahwa akan memberikan sanksi tegas bagi mereka yang melakukan penyimpangan hukum, terkesan saya tergelitik. Padahal sikap Satpol PP masih tebang pilih terhadap penegakan perda," tulis Ryan. 

Ryan mengutipnya "Inilah statment beliau : "Setelah positif saya langsung bergerak, peran serta masyarakat memang sangat dibutuhkan. Jadi apabila ada yang mencurigakan segera diinformasikan, kami juga tidak menunda informasi itu, kalau positif langsung sikat," begitu Mumung berstatemen," ujarnya.

Dirinya pun menyebut beberapa persoalan yang sudah diinformasikan ke Mumung  tetapi dibiarkan. Seperti Peleburan Biji Plastik di Cipondoh, Sengketa perizinan yang duplikat,  di PT Wahana Bintang Cemerlang dengan pusat grosir Save Max.

"Ini masih dibiarkan atau  dikaburkan, ada apa coba?  Padahal secara lisan dan tulisan sudah sering kali saya sampaikan. Ironis," tuturnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill