Connect With Us

Wahidin Halim Umbar Doorprize

Usdo | Minggu, 26 April 2015 | 23:56

| Dibaca : 2982

Peserta gerak jalan asik yang digelar Wahidin Halim. (Usdo / TangerangNews)


 
TANGERANG-Wahidin Halim anggota DPR yang juga mantan Wali Kota Tangerang menggelar gerak jalan asik mengumbar hadiah menarik (doorprize) untuk peserta yang ikut. Wahidin yang pernah kalah dalam ajang demokrasi di Pilkada Gubernur Banten itu melepas peserta gerak jalan di lapangan dekat dirinya bertempat tinggal, yakni di Jalan H Djiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu (26/4). 
 

Seakan ingin tetap eksis, pria yang kerap disapa WH dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II di DPR dari fraksi Partai Demokrat itu  mengundang warga beserta keluarganya.

Wahidin memilih reses dengan menggelar acara tersebut dengan memberikan hadiah,  seperti lima buah sepeda, kulkas, mesin cuci, kipas angin, setrika, payung dan kaos.

Antusias warga pun menjadi, karena WH juga menyediakan panggung hiburan musik. "Selain untuk mengisi masa reses, juga merayakan hari kartini, makanya saya gelar juga lomba memasak buat ibu-ibu. Ini juga bukti bahwa walau sudah jadi wakil rakyat di Senayan, saya tidak pernah lupa dengan warga saya tercinta," ucapnya.

TANGSEL
Rizka Febriani Gadis 4 Tahun Warga Serpong Terserang Kanker Mata

Rizka Febriani Gadis 4 Tahun Warga Serpong Terserang Kanker Mata

Rabu, 29 Maret 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com- Rizka Febriani , gadis kecil berusia empat tahun warga RT 04/04 Kelurahan Rawabuntu Serpong terserang penyakit kanker mata yang kini semakin membesar terus menggerogoti. Dia didiagnosa terserang kanker ganas.

BISNIS
Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Rabu, 8 Maret 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Mustolih Siradj konsumen Alfamart yang kini digugat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menjelaskan kenapa dirinya mempertanyakan donasi yang dipungut perusahaan tersebut.

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell