Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANG-Warga di Perumahan Pabuaran Residence, Karawaci, Kota Tangerang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang terkapar penuh luka tusuk dan darah di area proyek pembangunan perumahan tersebut, Jumat 1 Mei 2015 pagi.
Dalam mayat yang tak ditemukan identitas tersebut, diketahui terdapat luka sobek pada bagian kepala dan kuping. Dan kini mayat tersebut telah berada di kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani otoupsi oleh tim medis.
Adapun lokasi ditemukannya jasad pria di salah satu bangunan yang belum selesai dikerjakan itu dipenuhi darah yang berceceran. Petugas Polsek Karawaci, Kota Tangerang telah memasang garis polisi di TKP.
Adapun ciri korban, menurut pihak kepolisian setempat menggunakan sweater bercorak belang-belang dan pada tangan kanan memakai gelang. Ssedangkan kematian korban sudah dapat dipastikan korban pembunuhan, karena banyaknya luka robek pada bagian kepala, kuping dan wajah korban.
"Tadi sudah dibawa mayatnya ke RSUD Kabupaten Tangerang. Semalam saya tak mendengar ada keributan sama sekali di sini, padahal lokasinya berdekatan dengan rumah saya," ujar Denny seorang saksi yang juga tetangga setempat.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews