Connect With Us

Mayat korban Pembunuhan Terkapar Penuh Darah di Perumahan Karawaci

Taufik | Jumat, 1 Mei 2015 | 10:17

Mayat tanpa identitas yang ditemukan di Perumahan Pabuaran Residence, Kota Tangerang. (taufik / TangerangNews)


TANGERANG-Warga di Perumahan Pabuaran Residence, Karawaci, Kota Tangerang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang terkapar penuh luka tusuk dan darah di area proyek pembangunan perumahan tersebut, Jumat 1 Mei 2015 pagi.

Dalam mayat yang tak ditemukan identitas tersebut, diketahui terdapat  luka sobek pada bagian kepala dan kuping. Dan kini mayat tersebut telah berada di kamar jenazah RSUD Kabupaten  Tangerang‎  untuk menjalani otoupsi oleh tim medis.


Adapun lokasi ditemukannya jasad pria di salah satu bangunan yang belum selesai dikerjakan itu dipenuhi darah yang berceceran. Petugas Polsek Karawaci, Kota Tangerang  telah memasang garis polisi di TKP.

Adapun ciri korban, menurut pihak kepolisian setempat  menggunakan sweater bercorak belang-belang dan pada tangan kanan memakai gelang. Ssedangkan kematian korban sudah dapat dipastikan korban pembunuhan,  karena banyaknya luka robek pada bagian kepala, kuping dan wajah korban.

"Tadi sudah dibawa mayatnya ke RSUD Kabupaten Tangerang. Semalam saya tak mendengar ada keributan sama sekali di sini, padahal lokasinya berdekatan dengan rumah saya," ujar Denny seorang saksi yang juga tetangga setempat.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill