Connect With Us

8 Anak yang tersangkut Kasus Asusila Jalani UN di Lapas Tangerang

Rusdy | Senin, 4 Mei 2015 | 12:09

Delapan orang anak binaan tampak mengikuti Ujian Nasional di Lapas Anak Tangerang, Kelas II. (Rusdi / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sebanyak delapan anak yang tersandung kasus asusila dan tindak kriminal pencurian mengikuti ujian nasional (UN) setingkat SMP di Lembaga Pemasyarakatan Anak, kelas II, di Kota Tangerang, pagi tadi.

Mereka adalah narapidana anak yang masih menjalani masa hukuman penjara. Meski menjalani hukuman penjara atau menjadi anak binaan, mereka tetap mendapatkan haknya sebagai anak Negara yang pendidikannya pun dijamin.

Netty Saraswati, Kalapas Anak Anak Kelas II mengatakan, anak binaan yang mengikuti ujian nasional umumnya  tersandung kasus tentang perlindungan anak. "Seperti asusila dan tindak kriminal lainnya. Proses ujiannya sama seperti sekolah yang ada di luar lapas, karena kami berinduk di SMP Negri di TGangerang dan mendapat pengawasan dari Dinas Kota tangerang," tuturnya.

Sementara itu, menurut Lamidu, salah seorang  peserta yang sedang divonis menjalani hukuman penjara selama lima tahun karena kasus asusila, dirinya berterima kasih kepada para pembina di Lapas yang memenuhi keinginannya melanjutkan pendidikan. "Saya juga belajar di sini, saya banyak berterima kasih," tuturnya.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill