Connect With Us

8 Anak yang tersangkut Kasus Asusila Jalani UN di Lapas Tangerang

Rusdy | Senin, 4 Mei 2015 | 12:09

Delapan orang anak binaan tampak mengikuti Ujian Nasional di Lapas Anak Tangerang, Kelas II. (Rusdi / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sebanyak delapan anak yang tersandung kasus asusila dan tindak kriminal pencurian mengikuti ujian nasional (UN) setingkat SMP di Lembaga Pemasyarakatan Anak, kelas II, di Kota Tangerang, pagi tadi.

Mereka adalah narapidana anak yang masih menjalani masa hukuman penjara. Meski menjalani hukuman penjara atau menjadi anak binaan, mereka tetap mendapatkan haknya sebagai anak Negara yang pendidikannya pun dijamin.

Netty Saraswati, Kalapas Anak Anak Kelas II mengatakan, anak binaan yang mengikuti ujian nasional umumnya  tersandung kasus tentang perlindungan anak. "Seperti asusila dan tindak kriminal lainnya. Proses ujiannya sama seperti sekolah yang ada di luar lapas, karena kami berinduk di SMP Negri di TGangerang dan mendapat pengawasan dari Dinas Kota tangerang," tuturnya.

Sementara itu, menurut Lamidu, salah seorang  peserta yang sedang divonis menjalani hukuman penjara selama lima tahun karena kasus asusila, dirinya berterima kasih kepada para pembina di Lapas yang memenuhi keinginannya melanjutkan pendidikan. "Saya juga belajar di sini, saya banyak berterima kasih," tuturnya.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

SPORT
3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39

Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill