Connect With Us

Usai Karaoke di Muncul, Pria di Tangsel Tewas Ditusuk

Denny Bagus Irawan | Senin, 11 Mei 2015 | 20:33

Ilustrasi Mayat (Ist / Ist)



TANGSEL-Usai karaoke, seorang pria yang baru saja mengantar teman kencan wanitanya, dan diduga masih menunggu teman kencannya itu untuk pergi kembali, ditusuk seseorang yang belum diketahui pelaku dan motifnya.

Pria bernasib naas tersebut bernama Rahman,52. Dirinya merenggang nyawa setelah tubuhnya ditikam senjata tajam. Pria yang merupakan warga Kedaung, Pamulang, Kota Tangsel itu diakui saksi, memang baru saja ber-karaoke di kawasan tempat hiburan yang ada di dekat perempatan Muncul, Serpong, Kota Tangsel pada Senin (11/5) dini hari.

Tubuh Rahman ditemukan berlumuran darah sekitar pukul 02.00 WIB.  Informasi yang didapat, Rahman seusai karaoke mengantar pulang seorang wanita berinisial A,31, ke rumah teman kencannya itu di Kompleks Cendana Residence, Kelurahan Sarua, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Setibanya di rumah wanita yang dia antar itu, sang teman kencan lalu turun dan masuk ke dalam rumah. Sementara korban Rahman yang mengendarai Suzuki Ertiga menunggu di mobil.

Tak lama berselang, A mendengar teriakan yang berasal dari mobil korban. Begitu dilihat, wanita itu terkejut karena saat dirinya keluar dan mendekati mobil Rahman, tiba-tiba kondisi Rahman sudah terkapar bersimbah darah.


Hingga Senin malam, pihak kepolisian setempat belum bisa dikonfirmasi. Kanit Reskrim Polsektro Pamulang, IPDA  Budi Yuwono saat dihubungi tidak mengangkat ponselnya.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill