Connect With Us

BRT Kota Tangerang Akan Beroperasi Tahun Depan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 Juni 2015 | 18:16

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat sidak bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Engkos Zarkasyi Ahmad (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang terus melakukan upaya untuk berinovasi dalam pengembangan transportasi umum. Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah Bus Rapid Transit (BRT). Angkutan massal dalam kota ini menjadi Rencana Strategis Dishub tahun 2014-2018 dalam rangka mengurangi kemacetan dan mengubah kebiasan masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

 
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Engkos Zarkasyi Ahmad mengatakan, pihaknya menargetkan dapat meluncurkan BRT pada awal tahun 2016 dan beroperasi mengantar penumpang di dalam kota. “Saat ini armada BRT dan koridornya masih dalam tahap lelang, ditargetkan selesai di tahun ini juga sehingga bisa beroperasi Januari 2016,”jelasnya, Kamis (4/6).

 
Pada tahap awal, akan disediakan 10 armada BRT yang modelnya seperti mini bus dengan kapasitas maksimal 50 orang. Ke 10 bus tersebut rencananya akan beroperasi di lima koridor. Untuk uji coba, rute yang akan diajukan pada awal pengadaan adalah rute angkot T-01 (Bitung-Terminal Poris Plawad) atau T-02 (Terminal Poris Plawad-Palem Semi).

 
“Di rute yang akan dilintasi akan dibangun halte khusus BRT yang di dalamnya dilengkapi bus tracking yang dapat digunakan penumpang untuk mengetahui lokasi BRT di rute tersebut,” imbuh Engkos.

 
Selama proses lelang, Mantan Camat Pinang ini mengatakan bahwa Dishub gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Tangerang, agar mereka tertarik menggunakan BRT dan bisa berpindah dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.

 
“Setelah sosialiasi dilakukan, langkah selanjutnya adalah mengusulkan penetapan koridor ke Wali Kota. Sementara untuk pengadaan armada BRT dan pembangunan halte dilakukan setelah ada pengesahan dari Wali Kota,” ungkapnya.

 Terkait dengan adanya permasalahan dari angkot, Engkos meyakinkan kalau BRT dan angkot masih bisa beroperasi bersamaan, sebab penumpang masih bisa memilih mau naik angkot untuk jarak dekat atau BRT untuk jarak yang lebih jauh.  “Kita juga langsung menjalin kerjasama dengan Organda agar nantinya para sopir angkot bisa diberdayakan menjadi sopir BRT, termasuk untuk investasi,” jelasnya.(ADV)

OPINI
Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Rabu, 25 Februari 2026 | 23:57

Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.

TANGSEL
Viral Driver Ojol Cancel Siswi di Tangsel, Konten Dinilai Permalukan Penumpang

Viral Driver Ojol Cancel Siswi di Tangsel, Konten Dinilai Permalukan Penumpang

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:59

Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi bulan-bulanan warganet setelah videonya menolak seorang siswi SMP di kawasan Pondok Ranji, Tangerang Selatan (Tangsel), beredar luas di media sosial.

NASIONAL
Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36

Nasabah yang menunggak cicilan pinjaman berisiko berhadapan dengan penagih utang atau debt collector. Profesi ini kerap mendapat citra negatif, terutama jika praktik penagihannya dilakukan secara intimidatif atau melanggar aturan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill