Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANG-Pihak kepolisian masih mendalami motif pembantaian terhadap dua kakak beradik di Jalan Masjid Al Baido, RT 03/05, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (8/6) kemarin.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan, untuk menggali motif peristiwa tersebut pihaknya harus memeriksa orang tua korban serta satu korban yang berhasil selamat.
"Tapi orang tuanya masih trauma dan dalam keadaan berduka, sedangkan korban Rizky meski masih hidup tetapi dalam perawatan khusus di rumah sakit, jadi kita belum bisa dimintai keterangan," jelasnya, Senin (8/6).
Menurutnya, Rizky yang mengalami luka tusukan di leher sudah dioperasi tadi malam. Pihaknya maaih menunggu izin dari dokter untuk melakukan pemeriksaan.
"Mudah-mudahan dia selamat, karena cuma dia yang melihat pelaku," kata Sutarmo.
Berdasarkan hasil oleh TKP, pihaknya menemukan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku untuk melukai korban. Ternyata pisau tersebut milik korban. Dugaan sementara pelaku berjumlah satu orang.
"Kita masih selidiki apakah dia orang yang dikenal korban. Rizky sendiri sempat bilang bahwa pelaku satu orang, setelah itu dia tidak bisa ditanya lagi. Dia baru minta tolong setelah sempat pingsan," tukasnya.
Seperti diketahui, dua orang kakak beradik dibantai dengan senjata tajam oleh orang tak dikenal di rumahnya, kemarin sore.
Dalam kejadian tersebut, korban bernama Putri Mariska Sakina alias Fitri,13, tewas dengan leher tergorok sedangkan kakaknya, Muhammad Rizky, 15, kritis dan sempat dilarikan ke rumah sakit Bakti Asih, Ciledug.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau sejak 21 Januari 2026 telah berkembang menjadi Siklon Tropis Luana.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews