Connect With Us

Korban Pembantaian di Ciledug Tangerang masih melantur

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Juni 2015 | 19:14

Putri Mariska Sakina (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Salah satu korban pembantaian di Ciledug, Kota Tangerang, Muhammad Rizky, 15, yang dirawat di RS Bakti Asih, Karang Tengah, Kota Tangerang, telah siuman pasca melewati masa kritis, Jumat (12/6). Namun, dia masih belum bisa diperiksa oleh polisi.
 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan bahwa, meski Rizky sudah sadar setelah dioperasi karena luka tusuk lehernya, dia belum bida dimintai keterangan, perihal kasus penusukan brutal yang menimpa dirinya yang juga menewaskan adiknya, Putri Mariska Sakinah, 13.

 “Karena luka dileher, kalau bicara masih berdarah, jadi belum bisa diinterogasi,” katanya.

 
Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Ciledug AKP Afendi mengatakan, bahwa polisi sudah mulai berbicara kepada Rizky, namun keterangannya masih tidak jelas.

"Sudah bisa diajak bicara, tapi kami belum bisa lakukan pemeriksaan. Masih labil. Bicaranya masih melantur," katanya.
 

Perihal peristiwa penusukan yang terjadi, Afendi mengatakan, bahwa polisi juga sudah menanyakan hal itu kepada Rizky.
"Tapi bicaranya lompat-lompat. Dia mengaku belum bisa mengingat siapa yang melakukan penusukan itu. Kronologi penusukannya pun belum bisa ia ceritakan. Mungkin dia masih shock dan berduka atas kematian adiknya," kata Afendi.

 
Saat ini, Rizky juga masuh dirawat di ruang ICU RS Bakti Asih setelah lima hari kritis. "Belum bisa dipindahkan ke ruang perawatan, karena pihak medis masih harus memberikan penindakan," kata Afendi.

 Seperti diketahui, dua orang kakak beradik ditemukan tergeletak bersimbah darah di rumahnya di Jalan Masjid Al Baido, RT 03/05, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (8/6) lalu.

 
Dalam kejadian tersebut, korban bernama Putri Mariska Sakina alias Fitri, 13, tewas dengan leher tergorok, sedangkan kakaknya, Muhammad Rizky, 15, kritis dengan kondisi pisau masih menancap di lehernya dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Asih.

 Peristiwa itu diketahui setelah warga setelah mendengar teriakan Rizky yang meminta pertolongan warga. Saat kejadian, orang tua mereka, Riwan Silaban dan Rahmawati, tengah pergi keluar untuk membeli kambing akikah.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill