Connect With Us

Kakak Korban Dicurigai Pelaku Pemerkosaan, Ini kata Tetangga di Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:06

Lokasi kejadian atau rumah korban (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGERANG-Tetangga korban pembantaian di Ciledug, Kota Tangerang , yakni Muhammad Rizky, 15, dan Putri Mariska Sakinah, 13, menyatakan hubungan kakak beradik itu akur seperti biasa. Tidak ada hal-hal yang aneh yang terjadi diantara mereka.

"Mereka biasa saja, paling suka bertengkar, tapi ya berantem sepele. Ya biasa namanya kakak adik. Tapi kalau di rumah enggak tahu ya, kalau diluar kelihatannya tidak ada masalah," kata tetangga korban, Rita, Selasa (16/6).

Menurut Rita, kakak beradik tersebut telah tinggal sejak kecil di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Namun, sudah berapa kali pindah kontrakan. Terakhir, mereka tinggal di kontrakan di Jalan Masjid Al Baido, RT 03/05.

"Mereka besar di sini. Jadi tetangga sudah pada kenal," jelasnya. Sedangkan rumah korban, saat ini tampak sepi. Menurut Rita keluarga korban sedang berada di rumah sakit Kramat Jati, karena RIzky dipindahkan dari RS Bakti Asih Karang Tengah.

"Sudah dua hari saya tidak lihat ayah ibunya. Mungkin jaga di RS Polri di Kramat Jati," jelasnya.


Rizky dicurigai sebagai pelaku tunggal pembantaian terhadap adiknya. Motif sementara diduga karena pemerkosaan, hal itu dikuatkan dengan adanya sperma kering didekat kemaluan korban.

Seperti diketahui, dua orang kakak beradik ditemukan tergeletak bersimbah darah di rumahnya di Jalan Masjid Al Baido, RT 03/05, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (8/6) lalu.
 
Dalam kejadian tersebut, korban bernama Putri Mariska Sakina alias Fitri, 13, tewas dengan leher tergorok, sedangkan kakaknya, Muhammad Rizky, 15, kritis dengan kondisi pisau masih menancap di lehernya dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Asih.
 
Peristiwa itu diketahui setelah warga setelah mendengar teriakan Rizky yang meminta pertolongan warga. Saat kejadian, orang tua mereka, Riwan Silaban dan Rahmawati, tengah pergi keluar untuk membeli kambing akikah.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill