Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANG-Orang tua siswa SDN 3 Pabuaran Tumpeng, Karawaci, kota Tangerang, mengaku Kepala sekolah (Kepsek) Triyono selain menelanjangi siswa/siswi untuk dilecehkan sampai ejakulasi juga pernah mengajak seorang siswi untuk berpacaran.
Hal itu dikatakan Purwoto, ayah dari siswi kelas 4 SD Pabuaran Tumpeng berinisial PR. Dia mengatakan, putrinya pernah berinteraksi tiga kali dengan Kepsek.
"Pertama, anak saya diajak jadi pacar dia. Lalu anak saya juga ditanya apakah pernah melakukan hubungan intim. Kemudian anak saya iming-imingi imbalan untuk tidak mengatakan hal itu ke orang lain," katanya saat di Polrea Metro Tangerang, Jumat (18/6).
Menurut Purwoto, pasca ramainya peristiwa para orang tua murid yang mengaku anaknya dilecehkan, dia langsung menanyakan hal itu ke PR. Awalnya dia tidak mengaku, namun setelah didesak baru mengatakannya.
"Saya baru tahu pas udah rame. Saya tanya ke anak saya, awalnya nggak ngaku. Setelah saya desak terus bru dia ceritakan semua," jelasnnya.
Namun semenjak peristiwa itu, menurut Purwoto, terlalu berpengaruh ke psikologis putrinya. Justru hal itu lebih parah dialami oleh siswa lain.
Putwoto mengatakan, hari ini dirinya bersama orang tua korban dugaan pelecehan tersebut ingin kembali melaporkan hal tersebut ke Polisi. Namun laporan masih belum bisa diterima.
"Polisi minta anak-anak yang jadi korban untuk datang guna dimintai keterangannya. Karena tidak bisa cuma dari keterangan orang tuanya saja," katanya.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews