Connect With Us

Polisi Akan Periksa Ulang Sperma yang tertinggal ditubuh Putri

Taufik | Minggu, 21 Juni 2015 | 02:08

Putri Mariska Sakina (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGERANG-Meski telah mengantongi hasil tes DNA sperma yang ditemukan di tubuh Putri,  korban pembunuhan sadis di Ciledug ,Kota Tangerang, Banten  beberapa pekan lalu. Namun petugas kepolisian masih kesulitan dalam menentukan tersangka.

 Petugas DVI akan melakukan mengulang pemeriksaan DNA sperma dikarenakan sperma tersebut pembandingnya kurang pas dan tepat. Itu dikatakan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krisna Murti saat berada di Tangerang, Sabtu (30/6).

"Kami akan melakukan pemeriksaan ulang atas sperma yang ada ditubuh Putri," terangnya.

Karena belum mendapat hasil dari pemeriksaan awal, pihaknya belum bisa menetapkan tersangka atas peristiwa yang terjadi pada 7 Juni 2015 dikediaman korban. "Karena belum menemukan satu alat bukti petunjuk dan keterangan ahli yang tepat. Dari sana akan diketahui sperma siapa, dan akan dianalisa bagaimana sperma tersebut," terangnya.

Dari situ lah nanti, kata Krisna, akan di ketahui motif korban pembunuhan. "Tiga hari nanti setelah keluar hasilnya akan diserahkan ke Polres Metro Tangerang untuk dianalisa," terangnya.

TANGSEL
Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Jumat, 27 Februari 2026 | 14:41

Membangun bangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rupanya membutuhkan kocek yang lebih besar dibandingkan wilayah lain di Provinsi Banten.

KAB. TANGERANG
3 Pekan Jelang Lebaran, Warga Tangerang Sudah Mulai Berburu Uang Baru

3 Pekan Jelang Lebaran, Warga Tangerang Sudah Mulai Berburu Uang Baru

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Ratusan warga Kabupaten Tangerang berbondong-bondong datang ke halaman Masjid Al-Amjad, Kecamatan Tigaraksa untuk mengantre menukarkan uang layak edar pada layanan kas keliling Bank Indonesia (BI), Kamis 26 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill