Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANG-Kasus pembunuhan Putri Mariska Sakinah, 13, di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, semakin terang. Polisi mengaku telah mengantongi calon tersangka pembunuhan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan, dugaan pelaku pembunuhan terhadap Putri semakin mengerucut kepada kakak korban, Muhammad Rizki Silaban, 15, yang sempat kritis karena luka tikaman dileher.
Dugaan tersebut berdasarkan dari hasil analisa barang bukti pisau, keterangan saksi, hasil otopsi dan sperma yang ditemukan di kemaluan korban.
“Ada dugaan kesitu. Mengarah ke kakaknya, tapi perlu diperkuat dengan bukti. Karena itu, kasus ini masih dalam proses pembuktian. Jadi belum kita tetapkan tersangkanya,” katanya, Senin (22/5).
Untuk tes DNA sendiri, menurut Sutarmo belum ada hasilnya. Untuk itu pihaknya masih melakukan uji laboraturium dengan sejumlah barang bukti sebagai pembanding.
“Masih diperiksa. Pelaku di pindah ke RS Polri Kramat Jati karena sudah over pembiayaannya di RS Bhakti Asih,” jelasnya.
Rizki sendiri saat ini belum bisa diperiksa karena kondisinya masih labil. Dia yang sebelumya dirawat di RS Bhakti Asih, Karang Tengah, telah dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati, karena fasilitas BPJS yang sudah habis
“Dari keterangan dokter yang merawatnya, dia masih tidak stabil. Besok rencana akan kita lakukan tes kejiwaan,” ujarnya.
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGWarga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.
Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews