Connect With Us

Polisi Temukan Ciri Tato Daun di Betis Kanan Mayat dalam Tong Air

Rusdy | Kamis, 25 Juni 2015 | 13:55

Mayat dalam Tong Air memiliki ciri tato bergambar daun di betis kanannya. (Rusdy / TangerangNews)

TANGERANG-Mayat yang ditemukan di dalam tong air di Kampung Nerogtog, RT5/2 Pinang, Kota Tangerang pada Rabu (24/6) lalu ternyata memiliki ciri tato.  Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, Kota Tangerang IPDA, Eko Hanindito mengatakan, sampai saat ini identitas korban belum terungkap. "Namun ada ciri pada tubuh korban. Yang paling menonjol adalah ciri ada tato daun di sekitar betis kanan,  serta di punggung," terangnya.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus penermuan mayat yang  Ketika ditemukan mayat tersebut telah keadaan membusuk dan leher nyaris putus, serta  kaki dan tangan terikat.

"Tiga dari masyarakat sekitar, dan dua roang yang berhubungan dengan tanah sengketa. Serta seorang saksi yang pertama kali mengira di tong itu berisi buntalan baju," terangnya.

Menurutnya, petugas masih terus melakukan penyidikan terhapap penemuan mayat di lokasi yang memang sedang 'panas' karena  merupakan tanah sengketa antara  H Alimi dengan Fredy. "Kami sangat berharap kerjasama masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui BACA : Ada mayat dengan tangan terikat di tong air di Tangerang

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill