KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Mayat yang ditemukan di dalam tong air di Kampung Nerogtog, RT5/2 Pinang, Kota Tangerang pada Rabu (24/6) lalu ternyata memiliki ciri tato. Kanit Reskrim Polsek Cipondoh, Kota Tangerang IPDA, Eko Hanindito mengatakan, sampai saat ini identitas korban belum terungkap. "Namun ada ciri pada tubuh korban. Yang paling menonjol adalah ciri ada tato daun di sekitar betis kanan, serta di punggung," terangnya.
Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus penermuan mayat yang Ketika ditemukan mayat tersebut telah keadaan membusuk dan leher nyaris putus, serta kaki dan tangan terikat.
"Tiga dari masyarakat sekitar, dan dua roang yang berhubungan dengan tanah sengketa. Serta seorang saksi yang pertama kali mengira di tong itu berisi buntalan baju," terangnya.
Menurutnya, petugas masih terus melakukan penyidikan terhapap penemuan mayat di lokasi yang memang sedang 'panas' karena merupakan tanah sengketa antara H Alimi dengan Fredy. "Kami sangat berharap kerjasama masyarakat," ujarnya.
Seperti diketahui BACA : Ada mayat dengan tangan terikat di tong air di Tangerang
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews